Dalam peristiwa itu, sang sopir Mukhamad Syafik Muayadi, 53, warga RT 04/ RW 07 Desa/Kecamatan Sulang diketahui tewas. Sementara para penumpang mengalami luka-luka.
Baca Juga : Geger! Karyawan Toko Parfum di Sumberjo Rembang Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya
Diketahui, kecelakaan itu terjadi pada Kamis (15/6) sekitar pukul 02.00. Diduga, kecelakaan itu terjadi lantaran sopir saat itu gagal menyalip truk pemuat semen yang berada di depannnya.
Kepala SMP 2 Gebog Mukhif Noor saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kecelakaan tersebut.
Baca Juga : Bus Rombongan SMPN 2 Gebog Kudus Kecelakaan Semarang-Batang KM 379: Sopir Tewas, Penumpang Luka-Luka
Lebih lanjut, kata Mukhif, saat itu, para rombongan hendak pulang ke Kudus setelah menyelesaikan agenda karya wisata di Jakarta dan Bandung.
"Dari Jakarta ada lima bus. Bus kami menabrak tronton pemuat semen. Harus banting ke kiri," katanya.
Baca Juga : Jelang Idul Adha, Sejumlah Sapi Jumbo di Rembang akan Ditawarkan ke Presiden
Dari data yang ia kantongi, satu bus yang mengalami kecelakaan lalu lintas itu memuat 48 siswa. Dan tiga pembimbing dan satu tour leader.
"Ada satu guru yang dibawa ke rumah sakit Kendal. Sampai akhirnya diperbolehkan untuk pulang," ungkapnya.
Peristiwa itu membuat beberapa guru yang mengalami luka-luka. Sementara para siswa hanya mengalami luka ringan, seperti keseleo.
Usai melihat semuanya selamat, pihaknya membagi siswa dalam empat bus. Proses itu untuk membawa pulang kembali ke Kudus.
Pembagian anak-anak di setiap bus ada 12 orang. Mereka kembali ke Kudus dengan dibagi di empat bus. Para rombongan tiba di Kudus dengan selamat pukul 08.00. (gal/khim) Editor : Abdul Rokhim