Rencananya, Posyandu akan dibuat menjadi efektif dan efisien. Dengan kebermanfaatan yang masih tetap maksimal. Layanan ini diharapkan menjadi tempat yang dapat menekan permasalahan kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang Ali Syofii menyampaikan, Posyandu nantinya akan di-rebranding menjadi Posyandu Prima. Sehingga tidak hanya keterlibatan kader saja, namun juga akan ada kolaborasi bersama tenaga kesehatan.
Nakes akan dihadirkan di Posyandu. Sehingga nantinya di Posyandu tidak hanya untuk penimbangan anak saja. Di sini akan ada penambahan tiga vaksinasi pada imunisasi. Diantaranya vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks, vaksin PCV untuk mencegah penyakit radang paru-paru dan meningitis, dan vaksin rotavirus untuk mencegah penyakit infeksi saluran pencernaan.
”Saat ini ada 11 macam vaksin ke depan tambah 3 jenis vaksin, untuk mencegah penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian,” imbuhnya.
Ali menambahkan, di Posyandu Prima juga terdapat layanan lain. Seperti screening penyakit dan program-program untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Rembang Agus Salim berharap untuk mendukung aktifnya Posyandu perlu ada sinergi antara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan Puskesmas. Selain itu perlu adanya perhatian terhadap kader atau relawan.
”Mestinya ada stimulan bagi mereka yang ada di ujung tombak. Kita tidak mungkin mengandalkan aparatur yang ada di kabupaten Rembang,” katanya. (vah/ali/adv) Editor : Ali Mustofa