Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Rembang Masifkan Kurikulum Merdeka Belajar

Ali Mustofa • Selasa, 2 Mei 2023 | 21:17 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz berdialog dengan pedagang. (VACHRY RIZALDI LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)
Bupati Rembang Abdul Hafidz berdialog dengan pedagang. (VACHRY RIZALDI LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)
REMBANG - Peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Rembang dipusatkan di halaman kantor Bupati Rembang, Selasa (2/5). Dalam kegiatan itu petugas dan peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023, mengangkat tema “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar". Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dalam kesempatan itu membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.

Nadiem mengatakan sebanyak 24 episode Merdeka Belajar semakin mendekatkan kepada cita- cita luhur Ki Hadjar Dewantara. Dimana pendidikan yang menuntun bakat, minat dan potensi peserta didik.

"Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitaa pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data asesmen nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan," ujarnya.

Terkait manfaat kurikulum merdeka, Bupati Hafidz usai upacara menuturkan program pemerintah untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) itu harus disosialisasikan secara masif.

"Kita akan melaksanakan semaksimal mungkin kurikulum merdeka belajar ini. Itu yang harus kita sosialisasikan secara masif, kita jelaskan kepada para pendidik, anak didik, masyarakat biar tahu sebenarnya, tidak hanya maido (menyela). Padahal kurikulum merdeka belajar itu perpaduan antara teori dan yang di lapangan."

Adanya kurikulum merdeka belajar ini juga memberi ruang setiap daerah untuk mengembangkan muatan lokal di sekolah-sekolah. Sehingga pendidikan di daerah tetap mengacu program nasional dan ditambah inovasi berdasar potensi masing-masing daerah. (adv) Editor : Ali Mustofa
#peserta didik #pemkab rembang #kurikulum merdeka belajar #rembang #mengembangkan muatan lokal #peningkatan sdm #kendikbudristek #pakaian adat