Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Proyek Jembatan Temperak Sarang Rembang Rampung, Kerusakan Jalan Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Abdul Rokhim • Kamis, 2 Maret 2023 | 00:15 WIB
BESIH-BERSIH: Warga tampak antusias melihat jembatan di lingkar Sarang rampung kerjakan. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
BESIH-BERSIH: Warga tampak antusias melihat jembatan di lingkar Sarang rampung kerjakan. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang perlu memuluskan Jalan Lingkar Sarang. Meski sudah terbangun Jembatan Temperak, kondisi ruas masih ada kerusakan.

Keluhan soal infrastruktur ini mencuat saat pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sarang pada Selasa (28/2). Diantaranya soal kerusakan di Jalan Pantura hingga pembangunan jalan kabupaten yang belum selesai.

Menanggapi hal ini Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTaru) Rembang Nugroho menyadari, saat ini proyek-proyek yang dilaksanakan pada 2022 belum bisa diselesaikan 100 persen. Tahun lalu, di wilayah Sarang ada tujuh titik perbaikan jalan dan jembatan yang sudah melalui tahap tender.

Seperti ruas Sarang-Bonjor, Sarang-Lodan, Dadapmulyo-Kalipang, dan Jembatan Temperak. "Ada tujuh. Dari tujuh paket tender ada beberapa yang belum selesai, ada tiga," ujarnya.

Diantara proyek yang sudab selesai adalah Jembatan Temperak. Infrastruktur ini menjadi penghubung ruas dari Bajingmeduro, Karangmangu, sampai Temperak. Atau bisa disebut sebagai jalan lingkar.

Meskipun pembangunan jembatan sudah rampung, kondisi jalan sebelum dan setelah jembatan masih ada kerusakan di beberapa titik. Nugroho berkomitmen akan memperbaiki.

"Kami pun juga tidak berhenti. Ada usaha mewujudkan apa yang menjadi tanggung jawab kami," katanya.

Ia meminta kepada pemerintah desa, apabila ada keluhan jalan kabupaten, bisa mengirimkan surat kepada Pemkab Rembang. Selanjutnya akan dijadikan dasar melakukan survei untuk penanganan.

Sementara itu, terkait kerusakan jalan pantura, saat merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sehingga APBD tidak bisa mengintervensi.

Meski demikian, Nugroho menginformasikan, dalam waktu dekat akan ada penanganan dsri pusat. Saat ini sudah ada pemenang tender. "Karena itu dari pusat kami tidak bisa melakukan intervensi di sana (Jalan Pantura,Red). (Penangan) Ini tinggal eksekusi saja," ujarnya. (vah/ali) Editor : Abdul Rokhim
#jembatan temperak sarang #rembang #jalan rusak #jalan rusak sarang #sarang #jembatan