Baca Juga : Mobil Warga Sedan Rembang Ringsek usai Alami Tabrakan Beruntun di Kudus, Begini Kronologinya
Kapolsek Lasem, Iptu Arif Kristiawan menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sang istri NQP, 26, sekira pukul 08.30.
Sang istri curiga lantaran tak melihat korban sama sekali sedari pagi. Padahal biasanya korban selalu menyiapkan keperluan sekolah untuk kedua anaknya.
"Awalnya sang istri menaruh curiga lantaran tak melihat sang suami sama sekali. Setelah pulang dari pasar usai berjualan, sang istri lalu mencari keberadaan korban," katanya.
Selanjutnya, sang istri pun lalu mengetok pintu kamar, namun korban justru tak kunjung menjawab. Lantaran khawatir, sang istri pun lalu mengintip untuk mengetahui kondisi korban.
Alangkah terkejutnya, sang istri justru melihat korban telah menggantung di kamar dengan tali kain yang mengikat di leher.
Mengetahui kejadian itu, sang istri pun sontak berteriak dan bergegas meminta pertolongan kepada perangkat desa setempat yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Lasem.
"Keterangan dari sang istri, yang bersangkutan sehari sebelumnya sempat meminta maaf lantaran dirinya tak bisa memberi uang. Korban pun kemudian berpesan kepada sang istri untuk menjual koper milik korban. Meski demikian kami terus mencoba menyelidiki lebih lanjut terkait kasus tersebut," jelas kapolsek.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan tim medis puskesmas Lasem tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Diperkirakan korban telah meninggal sekitar enam jam dari awal diketemukan. (khim) Editor : Abdul Rokhim