Baca Juga : Maling Helm di Alfamart Hotel Polos Rembang Ditangkap Warga, Begini Kronologinya
Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus pada Kamis (8/9) di lokasi. Posisi kursi yang patah berada di sekitar pertigaan tepatnya di sekitar rumah merah ke barat. Adapun, patahannya terdapat pada kayu bagian tengah.
Kepala Desa Karangturi, Muhari menduga rusaknya fasilitas kursi tersebut ditengarai oleh kesalahan pihak rekanan dalam mendesain kontruksi kursi. Ia pun turut menyayangkan hal tersebut.
”Ya, memang sudah ada fasilitas yang rusak. Kursi kayu pada bagian tengah patah. Menurut saya, itu tidak salah yang duduk. Mengingat, bagian tengah tidak dikasih pengaman. Langsung satu kayu utuh. Salah dari kontruksi proyeknya,” bebernya.
Meski begitu, pihaknya menuturkan tetap melakukan patroli rutin bersama babhinkamtibmas untuk menjaga kondusifitas. Mengingat, setiap malam banyak pengunjung wisatawan lokal maupun luar daerah.
"Memang harusnya seperti itu (patroli, Red) harus ada untuk menunjang kondusifitas di destinasi wisata," ujarnya.
Ia pun mengimbau, kepada para wisatawan baik lokal maupun luar daerah untuk selalu menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan. Mengingat, wajah kota pusaka Lasem kini telah berbeda dengan sebelumnya. (noe/khim) Editor : Abdul Rokhim