Gus Umam-Sapaan akrab Zaimul Umam di terima sowan pagi hari pukul 10.00 WIB. Adik Gus Baha’ sowan didampingi Sekretaris DPC PPP Rembang, Gus Rosyid Ubab Maemoen Zubair. Pertemuan sekitar 1,5 jam, Kedua tokoh partai lambang Kakbah ini mengaku sengaja sowan karena lama tak bertemu. ”Sowan biasa yang sudah lama terjadwal tapi tertunda,” kata Gus Umam saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.
Gus Umam mengaku selain silaturahmi, rombongan juga memohon nasihat dan doa dari Gus Mus. “Kami diwejang untuk senantiasa istiqomah di PPP. Sekaligus meniru perjalanan perjuangan Mbah Maimoen Zubair. Menjaga eksistensi perjuangan Mbah Moen sebagai simbul PPP,” ungkapnya.
Sementara saat disinggung soal seputar silaturahmi apakah membawa misi dari Ketum PPP Suharso Monoarfa. Gus Umam menegaskan tidak ada kaitan. “Ini tidak ada kaitan dengan persoalan pusat. DPC PPP Rembang tidak ikut persoalan di pusat. Daerah fokus konsolidasi internal dan eksternal untuk kebesaran PPP setempat. Silahturahmi ke kiai-kiai seperti Gus Mus sudah terjadwal lama, namun karena ada satu lain hal tertunda,” tegasnya.
Gus Umam menegaskan soal isu komentar kontroversial Ketum pada para Kiai dan Habaib sudah selesai. “Menurut kami persoalan Ketum sudah selesai. Mengingat beliau sudah klarifikasi dan memintai maaf pada para kiai dan habaib.
Selain ke Gus Mus. Rombongan Gus Umam juga telah silahturahmi Ketua PCNU Lasem dan Rembang. Menurutnya pada kiai yang rombongan temui hampir semua nasihat sama. Bahwa partai peninggalan Mbah Moen. Harus dijaga betul. “Yang muda-muda meniru perjuangan Mbah Moen. Silaturahmi DPC PPP dengan para kai akan terus menjadi program PPP Rembang. Sebab Kiai dan Ulama merupakan bagian terpenting DPC PPP Kabupaten Rembang,” imbuhnya. (noe/ali) Editor : Ali Mustofa