Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tindak Lanjuti Banyaknya Laka Karyawan Pabrik Sepatu, Begini Respon Pemkab Rembang

Abdul Rokhim • Jumat, 8 Juli 2022 | 20:44 WIB
TEMPAT KEJADIAN: Salah satu warga menunjukan lokasi kos yang digunakan tersangka untuk hubungan intim oleh tersangka di Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS )
TEMPAT KEJADIAN: Salah satu warga menunjukan lokasi kos yang digunakan tersangka untuk hubungan intim oleh tersangka di Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS )
REMBANG – Pemkab Rembang menindaklanjuti kecelakaan lalu-lintas yang sering menimpa karyawan pabrik akhir-akhir ini. Selain mengusulkan peningkatan status jalan, pemerintah juga akan menyampaikan masukan terkait adanya bus antar jemput karyawan.

Baca Juga : Dua Bulan, Tiga Karyawan Pabrik Sepatu di Rembang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Dalam dua bulan terakhir ini, tercatat sudah ada tiga korban tewas akibat kasus laka dengan korban karyawan pabrik. Pada (4/7) terjadi tabrakan melibatkan dua sepeda motor dan truk. Selanjutnya, pada (27/6), terjadi peristiwa tabrak lari di Wilayah Kecamatan Pancur. Pada (28/5), motor yang dikendarai karyawan pabrik tersambar bus di wilayah Desa Sumbergirang, Lasem.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus di salah satu industri padat karya, jika jam normal, karyawan mulai masuk kerja pada pukul 07.00 sampai 16.00. Kemudian dilanjutkan shift ke dua, dimulai pukul 20.30 sampai 06.00.

Kata salah satu pegawai pabrik yang enggan disebut Namanya, saat sif siang, diperkirakan ada sekitar 7 ribu-an karyawan. Sementara, untuk sesi malam, sekitar 1.200 karyawan.

Pabrik tersebut berada di area Jalan Rembang-Pamotan. Menanggapi adanya kecelakaan-kecelakaan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang Fahrudin mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian terhadap faktor penyebab kecelakaan lalulintas yang sering terjadi pada karyawan pabrik. Menurutnya, nantinya bisa jadi perlu ada semacam rekayasa jalan.

”Kalau kami sudah melakukan penelitian terkait dengan itu, saya yakin pemerintah daerah segera memperbaiki,” katanya.

Sementara, untuk jalan sendiri Pemkab sudah memikirkan untuk memasukkan jalan Rembang-Pamotan yang merupakan akses menuju pabrik untuk diusulkan menjadi jalan provinsi. Sehingga, pembangunan bisa dihandel Pemprov.

”Salah satu faktor penyebab kecelakaan ini karena jeleknya jalan atau karena apa, ini perlu kesadaran semua pihak,” ujarnya.

Tahun ini, kata Fahrudin, penerangan jalan juga akan digarap. Disinggung dengan usulan adanya bus karyawan, kata Fahrudin, akan menyampaikan kepada perusahaan. ”Saya sampaikan itu nanti,” katanya. (vah/ali) Editor : Abdul Rokhim
#pemkab rembang #pabrik sepatu #rembang #apabrik sepatu rembang #laka pabrik sepatu rembang