Dalam acara tahlil tadi malam, tampak KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha). Beliau duduk di depan makam ayah handanya itu. Selain itu, juga ada adiknya Zaimul Umam (Gus Umam) yang duduk di sebelah Gus Baha.
Gus Umam mengatakan, acara Haul KH Nursalim sudah dimulai sejak kemarin pagi. Ada beberapa rangkaian acara yang berlangsung. Dimulai dengan khataman Alquran oleh para santri. Selanjutnya disambung pengajian ibu-ibu sekitar dan wali murid di pondok.
Hadir dalam pengajian itu KH Agoes Ali Masyhuri dari Sidoarjo memberikan tausiyah. Beliu mengisahkan perjuangan KH Nursalim dan Hj Yuhanidz Nursalim dalam menjaga eksistensi ilmu.
Acara berlangsung sampai dengan tadi malam. Selepas maghrib, bapak-bapak hadir di kompleks Ponpes LP3IA Narukan. Ya, makam ayahanda Gus Baha dan Gus Umam juga berada di dalam kompleks pondok itu. ”Setelah maghrib tahlil umum bapak-bapak," katanya.
Rampung tahlil, peringatan haul ke-16 KH Nursalim itu, dilanjutkan ngaji bareng bersama Gus Baha. Sampai dengan pukul 22.00 tadi malam. Mengaji kitab tafsir Jalalain.
Selain haul KH Nursalim, juga memeringati haul kedua Hj Yuhanidz Nursalim (istri KH Nursalim) dan haul ke-4 KH Abdul Rouf Nursalim (putra KH Nursalim atau kakak Gus Baha).
Ya, peringatan harlah ini, sama sebagaimana tahun sebelumnya. Digelar sederhana. Tahun lalu, yang juga masih suasana pandemi, acara juga digelar terbatas. Rangkaian dimulai khataman Alquran mulai setelah subuh sampai dzuhur. Setelah itu, diisi dengan ngaji kitab Al-Hikam oleh Gus Baha. Malamnya, dilanjutkan tahlil bersama para santri. (lin) Editor : Ali Mustofa