Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Produksi Garam Berkualitas, Dinlutkan Rembang Gunakan Mesin Rp 4 Miliar

Abdul Rokhim • Rabu, 26 Januari 2022 | 00:50 WIB
PEMANASAN: Mesin modern penghancur dan pencucian garam seharga Rp 4 miliar masih masuk tahapan uji coba. Jika sudah beroperasi penuh diharapkan kesejahteraan petani garam akan semakin baik. (DOK. RADAR KUDUS)
PEMANASAN: Mesin modern penghancur dan pencucian garam seharga Rp 4 miliar masih masuk tahapan uji coba. Jika sudah beroperasi penuh diharapkan kesejahteraan petani garam akan semakin baik. (DOK. RADAR KUDUS)
REMBANG – Proses pemurnian garam (washing plant) dengan mesin modern seharga Rp 4 miliar di Desa Sumberagung, Kecamatan Kaliori, sudah berlangsung tiga pekan. Pada tahapan proses uji coba tersebut, mesin digenjot selama delapan jam dengan hasil 20 ton per hari.

”Operasional sehari jika bisa 8 jam, itu bisa dapat 20 ton/hari. Dalam peresmian akhir tahun lalu diharapkan untuk dilakukan selama 24 jam. Sekaligus untuk mengecek dan kekuatan mesin. Hanya jumlah bahan baku masih terbatas,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, (Dinlutkan) Kabupaten Rembang, Ir. Moch Sofyan Cholid kepada Jawa Pos Radar Kudus (24/1).

Di luar evaluasi tersebut Cholid melaporkan, Sabtu lalu (22/1) koperasi garam “Sari Makmur” Kecamatan Kaliori menyelenggarakan rapat anggota tahunan (RAT) di pabrik pemurnian garam. Diikuti  pengurus, pengawas dan anggota koperasi sejumlah 133 orang.

RAT dalam pertanggung jawaban ini pengurus Kopgar,  Ery menyampaikan laporan pertanggung jawaban tahun buku 2021. Dilanjutkan pengarahan. Didukung oleh pengurus koperasi bagaimana strategi harga garam bisa stabil, sehingga mendatangkan kesejahteraan.

Penyampaian pengurus bahwa tahun tutup buku  tahun 2021 ini belum bisa memberikan keuntungan SHU (sisa hasil usaha). Karena perhitungan hasil usaha koperasi  ini  per 31 Desember 2021 masih minus Rp. 31.717.450, antara pendapatan hanya  sebesar Rp. 169.917.000 sedangkan  pengeluaran mencapai  Rp. 201.634.4540 ,- .

Hal ini karena tahun 2021 pengeluarannya banyak untuk mendukung pembangunan Washing plant yang telah dibangun tahun 2021. Maka diharapkan oleh pengurus dan didukung sepenuhnya oleh  Dinlutkan Rembang.

Dalam merencanakan bisnis plan agar tahun 2022, pengurus koperasi ditantang oleh Dinlutkan setempat. Dapat memberikan keuntungan setelah Washing plan beroperasi penuh. Diharapkan harga garam ditingkatkan anggota petambak  dibeli koperasi dengan harga  flat. Tidak fluktuatif sekarang ini. (noe/ali)

  Editor : Abdul Rokhim
#dinlutkan #rembang #garam #produksi garam #dinlutkan rembang