Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Rembang Rombak 196 Pejabat Agar Kinerja Lebih Maksimal

Saiful Anwar • Jumat, 24 Desember 2021 | 17:45 WIB
SUMPAH JABATAN: Bupati Rembang Abdul Hafidz melantik dan mengambil sumpah dan janji 196 pejabat baru yang dilantik di Pendapa Museum Kartini kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
SUMPAH JABATAN: Bupati Rembang Abdul Hafidz melantik dan mengambil sumpah dan janji 196 pejabat baru yang dilantik di Pendapa Museum Kartini kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz melantik dan mengambil sumpah-janji 196 pejabat di lingkungan Pemkab Rembang. Rinciannya ada 15 pejabat pimpinan tinggi pratama, 77 pejabat administrator, 101  pengawas dan tiga pejabat fungsional.

Kursi pelantikan di Pendapa Museum RA Kartini sejak pagi sudah penuh tamu undangan. Agar tak berdesak-desakan panitia telah menyiapkan tambahan tenda di luar pendapa. Sebelum acara persiapan sampai 30 menit lebih.

Mereka dilantik dengan mengenakan baju kain batik pada pukul 09.30 WIB. Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ beserta Sekda Rembang, Fahrudin dan Plt Badan Kepegawaian Darah (BKD) Rembang Suparmin menempati kursi di depan.

Usai pelantikan Bupati Rembang Abdul Hafidz menyebutkan jika pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama telah melalui proses pengujian kepribadian dan kemampuan oleh tim panitia seleksi. Dan hasilnya memudahkan untuk mengambil keputusan.

”Alhamdulillah rata-rata nilainya baik semua. Kami tidak salah. Karena itu yang direkomendasikan oleh Pansel. Jadi kami pilih salah satu tidak salah. Ketiga-tiganya memenuhi kriteria diangkat menjadi JPT,” ungkapnya, Kemarin (23/12).

Menurutnya pengambilan keputusan tidak dari abjad. Namun hasil peringkat 1, 2 dan 3. Meski begitu pihaknya mengakui memang ada urutan 2 diangkat. Namun urutan 1 dan 3 tidak. Hal itu didasari karena memang nilainya hampir sama. Atau di sisi lain umur yang nomor 1 jauh lebih muda. Sehingga harus mengambil kebijaksanaan.

“Karena nomor 2 sudah habis. Kalau tahun ini tidak dilantik tidak bisa mengikuti eselon 2. Seperti di Dinas Informasi dan Komunikasi (Kominfo). Memang nilai tertinggi diduduki pejabat nomor satu, menyusul urutan berikutnya kedua. Hanya terpaut koma. Untuk yang usia masih punya peluang sangat-sangat besar. Karena usianya masih muda. Contoh itu yang bisa dibuat ukuran standar. Jadi saya tekankan bukan kepentingan politik, senang dan suka tidak,” tegas bupati.

Dengan pelantikan kemarin gerbong kepala dinas sudah tuntas. Sementara tambahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), karena ada Perda baru. Nanti tanggal 31 Desember 2021 baru dilakukan pengisian. Baik itu gabungan beberapa bidang yang dijadikan satu atau penyederhanaan birokrasi yang eselon 4 akan dilebur fungsional.

”Untuk visi- misi yang terpilih JPT akan kita pelototi semua. Gagasan yang ditampilkan dan nilai harus kita diimplementasikan. Tidak hanya tulisan. 2022 harus ada kemajuan signifikan, terutama penurunan kemiskinan hingga peningkatan SDM. Kalau birokrasi SDM-nya cukup, Insha’Allah segera bisa menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTaru) Kabupaten Rembang anyar EC Ganti Arto mengaku tugas baru yang di emban memang tidak mudah. Apalagi dirinya mengemban tugas pembangunan infrastruktur. Namun begitu ia bertekat akan bekerja keras untuk mendukung visi-misi bupati dan wakil bupati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Slamet Haryanto begitu dilantik siap menjalankan kebijakan bupati. Terutama misi ke-4 kemandirian desa. Langkah yang ia ambil akan memaksimalkan inovasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMD).” Kami akan terus mendorong menuju kemandirian desa. Kita identifikasi dulu yang sudah terbentuk, mana yang sudah berjalan, setengah dan belum. Ini untuk meningkatkan pendapatan asli desa. Tentunya bisa mempercepat kemandirian,” ujarnya. (noe/ali) Editor : Saiful Anwar
#pelantikan pejabat rembang #pejabat dirombak