Diantara OPD yang masih minim serapan anggaran adalah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Rembang, berdasarkan pembobotan antara peringkat besaran belanja langsung, instansi ini dinilai memiliki risiko tinggi tidak tercapainya pelaksanaan kegiatan secara tepat waktu.
Dindikpora Rembang memiliki anggaran sekitar Rp 164 miliar. Pelaksanaan kegiatan belanja langsung APBD 2021, hingga 31 Oktober terserap 19,81 persen. Serta tidak pernah menyampaikan laporan bulanan. Pada anggaran perubahan, Dindikpora mendapat tambahan anggaran sekitar Rp 69,29 miliar.
Selain Dindikpora, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) juga masuk dalam list ini. Instansi ini memiliki anggaran sekitar Rp 81,7 miliar dengan serapan dana 30,12 persen. Serta tidak diikuti ketepatan penyampaian laporan bulanan.
Selain itu, juga ada beberapa OPD lain yang serapannya masih di bawah 40 persen. Pada belanja tidak langsung berupa hibah, bansos, dan bankeu dengan anggaran sekitar Rp 466 miliar yang tersebar di 11 OPD baru terserap 26,9 persen.
Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap ke depan ada perbaikan. Pihaknya melihat dari sisi penyerapan anggaran memang masih rendah. "Memang dipengaruhi dari berbagai faktor. Kalau faktor teknis kami memaklumi. Tami kalu faktor non teknis, tidak ada sinkronisasi di sebuah OPD ini yang kami sayangkan," jelasnya.
Problemnya, lanjut Hafidz, terkadang ada anggaran tapi tidak berjalan. Dari faktor itu yang akan ia evaluasi terus. Seperti faktor pandemi yang berpengaruh pada kelancaran pelaksanaan pembangunan. "Lepas dari itu semua, saya masih berharap bisa mengobarkan semangat juang untuk membangun Rembang," imbuhnya.
Semangat itu yang perlu ditingkatkan dari hari ke hari. Ketika ada permasalahan muncul bisa segera dicari akar permasalahan dan solusi.
"Jangan permasalahan ini ditunda tunda. Nanti numpuk ada permasalahan baru tidak selesai-selesai," jelasnya.
Pihaknya selaku kepala daerah akan berupaya. Namun masih perlu dukungan dari OPD. "Pelayanan publik harus kita tingkatkan," imbuhnya. (ali) Editor : Ali Mustofa