RADAR KUDUS - Ramadan 1447 Hijriah resmi mengawali perjalanannya di Malaysia pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penetapan awal puasa diumumkan otoritas agama setempat setelah proses pengamatan hilal dan perhitungan falak yang menjadi rujukan nasional.
Sejak fajar hingga matahari terbenam, umat Muslim di seluruh negeri menjalankan ibadah puasa dengan satu pegangan utama: ketepatan waktu.
Di Malaysia, jadwal salat dan waktu berbuka ditentukan oleh posisi matahari harian. Artinya, setiap menit memiliki makna.
Perbedaan lintang dan koordinat membuat waktu Maghrib—penanda berbuka—tidak seragam antarwilayah. Karena itu, memahami jadwal lokal menjadi kunci agar ibadah berjalan sah dan tertib.
Baca Juga: Waktu Buka Puasa Jabodetabek Kamis, 19 Februari, Lengkap dengan Jadwal Sholat
Acuan Waktu Nasional: Kuala Lumpur & Putrajaya
Sebagai pusat administrasi dan rujukan nasional, Kuala Lumpur dan Putrajaya kerap dijadikan patokan awal. Berikut jadwal hari pertama Ramadan 1447 H:
Kamis, 19 Februari 2026
-
Imsak (akhir sahur): 05.58
-
Subuh: 06.08
-
Maghrib (buka puasa): 19.24
-
Isyak: 20.35
Pada hari-hari awal (20–25 Februari), perubahan waktu relatif tipis—sekitar satu menit—mengikuti pergeseran astronomis.
Zona waktu yang digunakan adalah GMT+08:00, seragam untuk Semenanjung Malaysia dan sebagian besar wilayah Borneo Malaysia.
Mengapa Jadwal Ini Krusial
Puasa dimulai saat Subuh dan berakhir tepat ketika Maghrib masuk. Imsak berfungsi sebagai pengingat batas akhir sahur, sementara azan Maghrib adalah satu-satunya penanda sah berbuka.
Kesalahan beberapa menit dapat berdampak pada keabsahan ibadah. Karena itu, rujukan jadwal resmi dan lokal sangat dianjurkan.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa 19 Februari 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia
Perbedaan Waktu Antar Kota: Fakta Geografis
Letak geografis Malaysia yang memanjang utara–selatan membuat waktu Maghrib di tiap kota berbeda. Berikut contoh jadwal 19 Februari 2026 di beberapa wilayah:
Tanjong Malim (Perak)
-
Subuh: 06.19
-
Terbit: 07.28
-
Zuhur: 13.29
-
Ashar: 16.48
-
Maghrib (buka): 19.29
-
Isyak: 20.39
Alor Setar (Kedah)
-
Subuh: 06.24
-
Terbit: 07.27
-
Zuhur: 13.37
-
Ashar: 16.56
-
Maghrib (buka): 19.38
-
Isyak: 20.37
Perbedaan 5–14 menit ini sepenuhnya normal dan mencerminkan posisi matahari di masing-masing koordinat. Secara umum, waktu Maghrib di Malaysia pada awal Ramadan 2026 berada di rentang 19.24–19.38.
Ritme Harian Ramadan
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan mengatur ulang ritme hidup. Jadwal salat membingkai hari: Subuh membuka puasa, Zuhur dan Ashar menjaga konsistensi ibadah di tengah aktivitas, Maghrib menjadi jeda syukur, dan Isyak menutup hari dengan tarawih dan munajat.
Di kota-kota besar, menit menjelang Maghrib sering menjadi momen kolektif: lalu lintas melambat, dapur menyiapkan hidangan sederhana, dan masjid bersiap menyambut jamaah.
Di wilayah utara seperti Kedah, berbuka sedikit lebih lambat—sebuah pengingat bahwa Ramadan juga tentang kesabaran pada menit-menit terakhir.
Tips Akurat Menjalankan Puasa di Malaysia
-
Gunakan jadwal resmi per kota dari lembaga agama negeri atau aplikasi e-solat.
-
Set alarm imsak dan Maghrib sesuai lokasi untuk menghindari selisih menit.
-
Berbuka tepat saat Maghrib sebagai bentuk mengikuti sunnah.
-
Perhatikan jika berpindah wilayah, karena perbedaan waktu bisa signifikan.
Hari pertama Ramadan 1447 H di Malaysia dimulai dengan disiplin waktu yang presisi. Dari Kuala Lumpur hingga Alor Setar, umat Muslim berbuka pada rentang menit yang berbeda namun dengan tujuan yang sama: menunaikan ibadah secara sah, tertib, dan penuh kesadaran. Ketepatan jadwal bukan sekadar teknis—ia adalah bagian dari adab beribadah.
Editor : Mahendra Aditya