Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sholat Tarawih Hari Ini Dimulai Jam Berapa? Ini Rinciannya

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 18 Februari 2026 | 15:45 WIB
Ilustrasi salat
Ilustrasi salat

RADAR KUDUS - Menjelang datangnya bulan Ramadan, satu pertanyaan yang hampir selalu muncul di tengah masyarakat adalah: sholat tarawih dimulai jam berapa?

Pertanyaan ini terdengar sederhana, tetapi menyimpan makna penting karena berkaitan langsung dengan pengaturan waktu, aktivitas malam, hingga kesiapan spiritual umat Islam.

Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah yang hanya dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadan. Secara fikih, waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu Subuh.

Rentang waktu yang panjang ini menunjukkan bahwa Islam memberikan kelonggaran bagi umatnya untuk beribadah sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Iftar Resmi di Arab Saudi Hari Pertama Ramadan 2026

Patokan Waktu Tarawih: Bukan Angka Jam, Tapi Batasan Syariat

Banyak orang mencari jawaban dalam bentuk angka jam tertentu—misalnya pukul 19.30 WIB. Padahal, tarawih tidak terikat pada jam tertentu, melainkan pada batas waktu syariat.

Selama sholat Isya telah ditunaikan, tarawih sudah sah untuk dikerjakan. Begitu pula sebaliknya, tarawih tidak boleh dilakukan setelah masuk waktu Subuh. Dengan demikian, patokan waktu tarawih sangat bergantung pada jadwal adzan Isya di masing-masing daerah.

Di Indonesia bagian barat, Isya umumnya masuk sekitar pukul 19.00 WIB, sehingga tarawih berjamaah di masjid sering dimulai sekitar 19.20–19.40 WIB. Sementara di wilayah Indonesia tengah dan timur, waktunya bisa berbeda karena faktor geografis.

Tarawih Berjamaah: Tradisi Sosial yang Terbentuk oleh Kebiasaan

Kebiasaan memulai tarawih di awal malam bukan tanpa alasan. Mayoritas masyarakat memilih melaksanakannya segera setelah Isya agar tidak mengganggu waktu istirahat dan aktivitas sahur. Di sinilah tarawih bukan hanya ibadah personal, tetapi juga ritual sosial yang membangun kebersamaan.

Namun, penting dipahami bahwa tarawih tidak wajib dikerjakan berjamaah di masjid. Umat Islam yang memiliki keterbatasan fisik, pekerjaan malam, atau alasan tertentu tetap dapat melaksanakannya secara mandiri di rumah dengan nilai ibadah yang sama.

Baca Juga: Daftar 12 Negara yang Mulai Puasa Ramadan 2026 Hari Ini

Fleksibilitas Waktu Tarawih: Solusi di Tengah Kesibukan

Salah satu keistimewaan sholat tarawih adalah fleksibilitas waktunya. Berbeda dengan sholat wajib yang memiliki batasan waktu sempit, tarawih bisa dilakukan kapan saja di malam hari setelah Isya.

Fleksibilitas ini menjadi relevan di tengah gaya hidup modern yang serba cepat dan jadwal kerja yang padat.

Bagi sebagian orang, tarawih di akhir malam justru menghadirkan kekhusyukan lebih tinggi. Dalam perspektif syariat, pilihan ini tetap sah selama belum masuk waktu Subuh. Artinya, kualitas ibadah lebih utama dibanding sekadar mengikuti jam umum.

Soal Rakaat: Perbedaan yang Tidak Perlu Diperdebatkan

Selain waktu, jumlah rakaat tarawih juga sering menjadi perbincangan. Sebagian umat Islam melaksanakan 8 rakaat ditambah 3 witir, sementara sebagian lain menjalankan 20 rakaat ditambah 3 witir.

Perbedaan ini memiliki dasar dalil dan tradisi masing-masing. Para ulama sepakat bahwa keduanya sah. Yang terpenting bukan jumlahnya, melainkan konsistensi dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah sepanjang Ramadan.

Baca Juga: Jadwal Waktu Buka Puasa 1 Ramadan 2026 untuk Muhammadiyah Hari Ini

Intinya: Tarawih Menyesuaikan, Bukan Membebani

Memahami waktu tarawih secara benar akan membantu umat Islam menata aktivitas Ramadan dengan lebih tenang. Tarawih bukan ibadah yang membebani, melainkan ruang spiritual yang disediakan Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah sesuai kemampuan masing-masing.

Dengan pemahaman ini, pertanyaan “tarawih dimulai jam berapa” seharusnya bergeser menjadi “kapan waktu terbaik bagi saya untuk beribadah dengan khusyuk.”

Editor : Mahendra Aditya
#niat sholat tarawih sendiri #imsakiyah ramadhan 2026 #Ramadan 2026 #tarawih #niat sholat tarawih #sholat tarawih jam berapa #jadwal sholat tarawih #ramadan #sholat tarawih dimulai jam berapa #Sholat Tarawih Berjemaah #sholat tarawih #niat sholat tarawih berjamaah #sholat tarawih di masjidil haram #niat puasa #niat sholat tarawih dan witir