Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

10 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Lebih dari 12 Ribu Jalani Rawat Jalan, Cuaca Panas Arab Saudi Jadi Pemicu

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 8 Mei 2026 | 07:46 WIB
Ilustrasi ibadah haji di mekkah. (Gemini AI)
Ilustrasi ibadah haji di mekkah. (Gemini AI)

JAKARTA, Radar Kudus – Pemerintah kembali memperbarui kondisi penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah di Arab Saudi. Hingga awal Mei 2026, tercatat sebanyak 10 jemaah haji Indonesia meninggal dunia, sementara lebih dari 12 ribu jemaah lainnya menjalani perawatan rawat jalan akibat gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Kementerian Haji menyebut proses pemberangkatan dan pelayanan jemaah secara umum berjalan lancar. Seluruh aktivitas mulai dari keberangkatan dari Indonesia, kedatangan di Madinah, hingga perpindahan jemaah menuju Makkah dilakukan secara tertib dengan pengawalan petugas di setiap titik layanan.

Berdasarkan data terbaru per 5 Mei 2026, sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) yang membawa 97.139 jemaah serta 996 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Arab Saudi.

Baca Juga: PPIH Medan Larang Calon Haji Sumut Ikut City Tour Sebelum Puncak Haji

Sementara itu, sebanyak 239 kloter dengan total 92.739 jemaah bersama 952 petugas sudah tiba di Madinah dan menempati hotel maupun akomodasi yang telah disediakan pemerintah.

Pergerakan jemaah menuju Makkah juga terus berlangsung secara bertahap. Hingga kini, 88 kloter yang terdiri atas 34.244 jemaah dan 352 petugas telah tiba di Kota Makkah untuk menjalankan umrah wajib sebagai bagian awal dari rangkaian ibadah haji.

Juru Bicara Kementerian Haji, Suci Annisa, mengatakan seluruh proses perjalanan jemaah dilakukan dengan pengawasan ketat demi memastikan keamanan dan kenyamanan para tamu Allah selama berada di Arab Saudi.

Meski pelaksanaan haji berjalan relatif tertib, layanan kesehatan menjadi perhatian serius pemerintah. Hingga saat ini, tercatat 12.725 jemaah menjalani rawat jalan karena berbagai keluhan kesehatan yang muncul akibat cuaca panas dan kelelahan.

Selain itu, sebanyak 144 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Kemudian 232 jemaah lainnya harus mendapatkan penanganan di rumah sakit Arab Saudi, dengan 70 orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif.

Pemerintah juga melaporkan adanya tambahan satu jemaah wafat pada 5 Mei 2026 atas nama Aen Soleh Salimar dari Kloter JKS 05 asal Kabupaten Bogor. Dengan penambahan tersebut, total jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi kini mencapai 10 orang.

Pemerintah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga jemaah yang wafat dan memastikan seluruh layanan kesehatan akan terus diperkuat, baik di kloter, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan.

Cuaca ekstrem di Arab Saudi menjadi salah satu tantangan utama bagi jemaah tahun ini. Suhu udara di Madinah dan Makkah dilaporkan berkisar antara 37 hingga 39 derajat Celsius. Karena itu, jemaah diminta menjaga kondisi tubuh dengan cukup istirahat, memperbanyak minum air putih, dan mengurangi aktivitas berlebihan di luar ruangan.

Selain layanan kesehatan, pemerintah juga terus memperkuat pelayanan ibadah. Hingga kini, sebanyak 29.497 jemaah telah memperoleh tasreh atau izin masuk ke Raudhah. Tambahan 341 izin baru juga diterbitkan pada 5 Mei 2026.

Jemaah diimbau memanfaatkan aplikasi Nusuk untuk mengakses layanan dan pengaturan jadwal masuk ke Raudhah secara resmi agar proses ibadah berjalan tertib dan teratur.

Editor : Mahendra Aditya
#jemaah haji wafat #kesehatan haji 2026 #rawat jalan haji #suhu Arab Saudi #KKHI Makkah