Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rahasia Ular Bertahan di Liang Tanah yang Jarang Diketahui Manusia

Ali Mustofa • Sabtu, 18 April 2026 | 11:16 WIB
Ilustrasi ular (gemini ai)
Ilustrasi ular (gemini ai)

RADAR KUDUS – Alam menyimpan banyak pelajaran tentang bagaimana setiap makhluk dibekali kemampuan bertahan hidup sesuai lingkungannya.

Salah satu contoh menarik dapat dilihat pada ular, yaitu hewan yang kerap hidup di liang tanah dan tempat tersembunyi.

Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: “Dan tidak ada satu pun makhluk melata di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya dan mengetahui tempat berdiamnya serta tempat penyimpanannya.” (QS. Hud: 6)

Ular dikenal sebagai hewan yang sering bersembunyi di lubang tanah, celah bebatuan, atau tempat sempit lainnya.

Lingkungan seperti ini tentu menuntut kemampuan khusus agar hewan tersebut tetap bisa bernapas, bergerak, dan melindungi diri.

Keadaan ini menunjukkan bahwa kehidupan di bawah tanah bukanlah tempat yang mudah.

Tanpa kemampuan khusus, seekor hewan akan kesulitan bertahan dalam ruang yang sempit dan gelap.

Naluri Perlindungan Diri

Para pengamat alam melihat bahwa ular memiliki sistem pernapasan yang sangat efektif untuk hidup di ruang terbatas.

Struktur hidung dan saluran napasnya memungkinkan udara tetap mengalir meskipun sebagian tubuh berada di dalam tanah atau lubang sempit.

Kemampuan ini menjadi bentuk adaptasi yang penting.

Tanpa sistem tersebut, ular akan kesulitan bertahan hidup di habitat yang menjadi tempat persembunyiannya.

Selain struktur tubuh, ular juga dibekali naluri kuat untuk menjaga keselamatan.

Hewan ini sangat peka terhadap getaran tanah dan perubahan lingkungan di sekitarnya.

Naluri tersebut membuat ular mampu menghindari bahaya sebelum ancaman benar-benar mendekat.

Insting ini menjadi pelindung alami bagi hewan yang tidak memiliki tangan maupun alat pertahanan buatan.

Hikmah Adaptasi Alam

Fenomena ini memperlihatkan bahwa setiap makhluk diciptakan dengan perlengkapan yang sesuai dengan tempat hidupnya.

Lingkungan yang sulit tidak menjadi penghalang, karena Allah telah menyiapkan kemampuan yang dibutuhkan sejak awal penciptaan.

Dari kehidupan ular, manusia diajak memahami bahwa setiap makhluk memiliki bekal untuk bertahan hidup.

Semua berjalan dalam sistem yang teratur, menjadi tanda kebesaran Sang Pencipta bagi mereka yang mau merenung. (top)

Editor : Ali Mustofa
#lubang tanah #perlindungan diri #Kehidupan #ular #Sang Pencipta