Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Sekadar Duduk, Ini Makna Spiritual dan Manfaat Kesehatan di Antara Dua Sujud

Ali Mustofa • Selasa, 3 Maret 2026 | 21:10 WIB

Ilustrasi duduk di antara dua sujud dalam shalat. (Freepik)
Ilustrasi duduk di antara dua sujud dalam shalat. (Freepik)

RADAR KUDUS - Dalam rangkaian gerakan shalat, duduk di antara dua sujud merupakan salah satu posisi penting yang sarat makna spiritual sekaligus memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Gerakan ini dilakukan setelah sujud pertama dan menjadi penghubung sebelum kembali bersujud.

Meski tampak sederhana, duduk dalam shalat mencerminkan ketenangan, keseimbangan, serta kesempurnaan ibadah.

Dalam posisi ini, seorang hamba berada dalam keadaan tunduk, memohon ampunan, dan menenangkan tubuh sebelum melanjutkan gerakan berikutnya.

Setelah menyelesaikan sujud, seorang muslim dianjurkan bangkit dengan mengucapkan takbir, kemudian duduk dengan tenang sebelum melakukan sujud berikutnya.

Rasulullah SAW mencontohkan agar setiap gerakan dilakukan dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa, dan sempurna.

Beliau bersabda: “Kemudian bangkitlah hingga engkau duduk dengan tenang.” (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)

Hadis tersebut menegaskan bahwa duduk di antara dua sujud merupakan bagian dari kesempurnaan shalat yang harus dilakukan dengan ketenangan dan kestabilan.

Tata Cara Duduk Iftirasy

Dalam fikih Islam, duduk di antara dua sujud dikenal dengan istilah iftirasy.

Posisi ini dilakukan dengan duduk di atas telapak kaki kiri, sedangkan telapak kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari menghadap kiblat.

Kepala diangkat perlahan dari posisi sujud hingga tubuh berada dalam posisi duduk dengan punggung tegak.

Kedua tangan diletakkan di atas paha, dengan ujung jari berada di dekat lutut. Tangan kanan berada di atas paha kanan dan tangan kiri di atas paha kiri.

Posisi ini dilakukan dengan tenang dan stabil, menunjukkan sikap rendah hati dan kesungguhan seorang hamba dalam beribadah.

Duduk di antara dua sujud bukan sekadar jeda, melainkan bagian dari proses penyempurnaan gerakan shalat.

Dalam posisi ini, tubuh kembali stabil setelah sujud, sementara hati dihadapkan pada permohonan ampun dan harapan kepada Allah SWT.

Ketenangan dalam duduk mencerminkan kekhusyukan ibadah.

Setiap anggota tubuh berada pada posisi seimbang, punggung tegak, dan pernapasan kembali teratur sebelum melanjutkan sujud berikutnya.

Hikmah Kesehatan dalam Duduk Iftirasy

Dari sudut pandang kesehatan, duduk di antara dua sujud memberikan pengaruh terhadap sistem peredaran darah dan kerja otot tubuh.

Posisi kaki yang terlipat membantu mengatur aliran darah dari bagian tungkai menuju organ tubuh lainnya.

Pada saat kaki terlipat, pembuluh darah utama di bagian tungkai mengalami tekanan sementara.

Sehingga aliran darah lebih banyak dialirkan menuju organ penting seperti otak dan rongga dada.

Kondisi ini membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga keseimbangan sirkulasi darah.

 

Selain itu, otot-otot betis dan paha berada dalam kondisi relaksasi sehingga memberi kesempatan bagi darah di permukaan tubuh untuk kembali masuk ke sistem peredaran utama.

Duduk dengan posisi kaki tertekuk juga memberikan peregangan maksimal pada otot-otot betis yang sering mengalami ketegangan akibat aktivitas berdiri dan berjalan.

Peregangan ini membantu mengurangi kelelahan otot serta memperbaiki elastisitas jaringan tubuh.

Seluruh persendian pada tungkai, lutut, dan jari-jari kaki turut bergerak aktif sehingga menjaga kelenturan dan mencegah kekakuan sendi.

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin melalui shalat, tubuh menjadi lebih kuat dan tahan terhadap gangguan fisik.

Posisi ini juga merangsang kerja saraf pada bagian kaki dan paha, yang berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh serta kestabilan sistem saraf.

Bangkit dari sujud menuju posisi duduk juga diikuti dengan proses pernapasan yang lebih dalam.

Rongga dada kembali mengembang, sementara otot-otot tubuh mengalami relaksasi setelah tekanan pada posisi sujud.

Proses ini membantu aktivitas pemompaan darah serta memperlancar distribusi oksigen ke seluruh tubuh.

Sirkulasi darah yang stabil berperan penting dalam menjaga kesehatan organ tubuh dan meningkatkan konsentrasi.

Makna Spiritual Duduk di Antara Dua Sujud

Secara spiritual, duduk di antara dua sujud adalah momen permohonan ampun kepada Allah SWT.

Pada posisi ini seorang hamba memohon rahmat, pengampunan, serta petunjuk hidup.

Gerakan ini mengajarkan keseimbangan antara kerendahan diri dan harapan kepada Allah SWT.

Setelah merendahkan diri dalam sujud, seorang hamba duduk dengan tenang sebagai simbol harapan akan rahmat dan kasih sayang-Nya.

Duduk dalam shalat menunjukkan bahwa setiap gerakan ibadah memiliki hikmah yang menyentuh aspek jasmani dan rohani sekaligus.

Posisi ini membantu menjaga kesehatan tubuh, melatih ketenangan jiwa, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Dengan melaksanakan duduk di antara dua sujud secara benar dan penuh tuma’ninah, seorang muslim tidak hanya menyempurnakan shalatnya.

Tetapi juga memperoleh manfaat kesehatan dan ketenangan hidup secara menyeluruh. (top)

Editor : Ali Mustofa
#Duduk Iftirasy #kesehatan #sujud #Allah SWT #spiritual #shalat #ibadah