Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Puasa Asyura 2025, Peluang Penghapus Dosa Setahun Lalu, Jangan Terlewat!

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 26 Juni 2025 | 18:18 WIB

10 Muharram Hari Apa, Sejarah dan Keutamaan Hari Asyura
10 Muharram Hari Apa, Sejarah dan Keutamaan Hari Asyura

RADAR KUDUS - Umat Islam di seluruh penjuru Indonesia maupun dunia kini tengah bersiap menyambut pelaksanaan puasa Asyura yang dijadwalkan pada tanggal 10 Muharram 1447 Hijriah.

Puasa sunah ini dikenal memiliki banyak keutamaan dan sangat dianjurkan untuk dikerjakan sebagai bentuk teladan atas amalan Rasulullah SAW.

Merujuk pada kalender resmi yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia serta berbagai sumber yang dapat dipercaya, umat Muslim disarankan untuk mengacu pada jadwal yang akurat guna mengetahui waktu pelaksanaan puasa Asyura secara tepat.

Dengan persiapan yang optimal, diharapkan pelaksanaan ibadah tersebut bisa berjalan lancar, penuh kesungguhan, dan kekhusyukan.

Lalu, kapan tepatnya puasa Asyura dilaksanakan?

Puasa Asyura merupakan ibadah sunah yang dijalankan setiap tanggal 10 Muharram dalam sistem kalender Hijriah.

Amalan ini memiliki nilai spiritual tinggi dan merupakan salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Hal ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap sejumlah peristiwa penting dalam sejarah umat Islam.

Untuk menyempurnakan pelaksanaan puasa Asyura, umat Muslim disunnahkan pula untuk menjalankan puasa pada hari sebelumnya, yakni 9 Muharram atau yang dikenal dengan nama puasa Tasu’a.

Menjalankan kedua puasa ini menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti jejak Rasul dan memperkuat makna spiritual dari ibadah tersebut.

Tak hanya itu, sebagian ulama juga menyarankan untuk menambah puasa hingga tanggal 11 Muharram.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dalam menetapkan tanggal dan sebagai pelengkap ibadah.

Dengan menunaikan puasa pada 9, 10, dan 11 Muharram, umat Islam diharapkan dapat memperoleh pahala yang lebih sempurna dari amalan sunah tersebut.

Berikut ini adalah jadwal penting terkait awal Muharram dan puasa sunah yang dianjurkan:

• 1 Muharram 1447 H: Jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025
• Puasa Tasu’a (9 Muharram): Sabtu, 5 Juli 2025
• Puasa Asyura (10 Muharram): Minggu, 6 Juli 2025

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura menempati posisi penting sebagai salah satu puasa sunah paling utama setelah Ramadan.

Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan pelaksanaan puasa ini sebagai wujud kecintaan terhadap sejarah keimanan dan keteladanan dari para nabi terdahulu.

Dalam pelaksanaannya, Rasulullah SAW menganjurkan agar umat Islam membedakan diri dari kaum Yahudi dengan melaksanakan puasa pada dua hari, yakni 9 dan 10 Muharram.

Keutamaan besar dari puasa Asyura di antaranya adalah penghapusan dosa-dosa yang dilakukan selama setahun sebelumnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim.

Umat Muslim juga diimbau untuk mengikuti pengumuman resmi dari Kementerian Agama atau lembaga keagamaan setempat terkait penetapan awal bulan Muharram.

Hal ini sangat penting agar ibadah puasa sunah Asyura dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan agama yang berlaku.

Demikian informasi mengenai waktu pelaksanaan Puasa Asyura 2025.

Semoga informasi ini menjadi panduan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas ibadah, serta memotivasi umat Islam untuk menyambut dan menjalani bulan Muharram dengan semangat keikhlasan dan penuh keberkahan.

Editor : Ali Mustofa
#Muharam #suro #umat islam #nilai spiritual #asyuro #puasa sunah #10 muharam