7 Amalan Dianjurkan pada Malam 1 Suro 2025 untuk Menyambut Tahun Baru Islam
Redaksi Radar Kudus• Rabu, 25 Juni 2025 | 18:00 WIB
Ilustrasi Oarng yang sedang berdoa
RADAR KUDUS - Malam 1 Suro 2025 diperingati sebagai momen penting yang sangat dianjurkan untuk dimaknai dengan amalan-amalan khusus dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025 yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), tanggal 1 Suro 2025 atau 1 Muharram 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025.
Dengan demikian, malam pergantian tahun atau malam 1 Suro akan berlangsung pada Kamis malam, 26 Juni 2025.
Bagi masyarakat Jawa, malam ini kerap dirayakan dengan berbagai tradisi sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu yang dianggap penuh nilai spiritual.
Sementara itu, bagi umat Islam, malam 1 Muharram menjadi saat yang sangat bermakna untuk memperbarui niat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Tujuh Amalan yang Dianjurkan di Malam 1 Suro 2025
Untuk menyambut pergantian tahun Hijriah dengan penuh keberkahan, ada beberapa amalan yang dapat dilakukan pada malam 1 Suro.
Mengutip laman resmi Baznas, berikut ini beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan bagian penting dalam menyambut tahun baru Islam.
Doa akhir tahun dibaca menjelang waktu Maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, sementara doa awal tahun dibaca setelah Maghrib di malam 1 Muharram.
Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca adalah:
"Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa api neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)
Dalam kitab Maslakul Akhyar karya Habib Sayid Utsman bin Yahya, disebutkan pula doa yang biasa dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat menghadapi pergantian tahun, yang berisi harapan perlindungan dari keburukan masa lalu dan permohonan kebaikan di masa mendatang.
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya:
“Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah
Doa Awal Tahun
Latin:
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya:
“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”
Membaca doa ini diyakini dapat mendatangkan perlindungan dan ampunan dari Allah SWT.
2. Memperbanyak Dzikir dan Tilawah Al-Qur’an
Malam 1 Suro menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak mengingat Allah melalui dzikir serta membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.Amalan ini dapat menjadi sarana untuk merenungi kehidupan serta mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
3. Menunaikan Sholat Sunnah
Di malam istimewa ini, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan berbagai salat sunnah, seperti salat Hajat, Tahajjud, dan salat Taubat.
Salat-salat ini menjadi media penting untuk memohon pengampunan dan memohon rahmat serta keberkahan dari Allah SWT di tahun yang baru.
4. Memohon Ampunan dengan Istighfar
Malam pergantian tahun Hijriah juga dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar.
Melalui istighfar, umat Islam diharapkan mampu membersihkan hati dari dosa-dosa yang telah dilakukan di masa lalu.
5. Muhasabah dan Evaluasi Diri
Malam 1 Suro adalah waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau refleksi diri.
Gunakan momen ini untuk meninjau kembali sikap, tindakan, dan perjalanan hidup selama setahun ke belakang, sembari menetapkan niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
6. Berdoa Memohon Kebaikan di Tahun Baru
Memohon kepada Allah agar diberi keberkahan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalani tahun baru Hijriah juga merupakan amalan yang dianjurkan.
Doa dapat menjadi bentuk harapan agar hidup di tahun yang akan datang lebih bermakna dan penuh kebaikan.
7. Bersedekah kepada Sesama
Memberikan sedekah di malam 1 Muharram merupakan perbuatan yang bernilai tinggi.
Melalui sedekah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menyucikan harta serta hati dari sifat kikir.
Dengan mengamalkan hal-hal tersebut, malam 1 Suro dapat menjadi momen berharga untuk memperdalam iman dan memulai lembaran baru dalam kehidupan yang lebih berkah dan bermanfaat. (Labib Azka)