Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bulan Dzulqa’dah: Bulan Santai Tapi Penuh Sejarah Penting, Cek Kisahnya!

Muhammad Ulin Nuha • Rabu, 7 Mei 2025 | 14:03 WIB
ilustrasi orang Arab zaman dulu naik unta.
ilustrasi orang Arab zaman dulu naik unta.

Ada satu bulan dalam kalender Hijriyah yang namanya Dzulqa’dah? Bulan ini ada di urutan ke-11 dan termasuk dalam empat bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Dalam istilah Arab disebut asyhurul hurum, yaitu bulan-bulan suci di mana peperangan dilarang dan umat Islam diajak lebih fokus pada ibadah dan kedamaian.

Menariknya, Dzulqa’dah juga sering disebut sebagai “bulan duduk santai”. Kenapa? Karena zaman dulu, orang-orang Arab yang biasanya sibuk berdagang ke negeri jauh seperti Yaman atau Syam, justru mengambil jeda di bulan ini. Mereka lebih banyak santai karena saat itu giliran orang-orang dari luar wilayah Arab yang datang ke Makkah untuk beribadah, apalagi karena Dzulqa’dah posisinya mepet banget sama bulan haji.

Nah, meskipun kesannya santai, ternyata banyak banget peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan ini, terutama dalam sejarah Islam. Yuk kita simak apa saja!

  1. Rasulullah Menikah dengan Sayyidah Zainab

Di tahun ke-4 Hijriah, Rasulullah SAW menikah dengan Zainab binti Jahsy. Sebelumnya, nama asli Zainab adalah Barrah, tapi setelah menikah namanya diganti. Saat itu, Zainab berumur sekitar 35 tahun dan Rasulullah 58 tahun. Uniknya, pernikahan ini juga jadi momen turunnya ayat tentang hijab, tepatnya dalam Surah Al-Ahzab ayat 53.

  1. Haji Wada’ – Haji Perpisahan Rasulullah

Perjalanan Haji Wada dimulai pada Sabtu, 25 Dzulqa'dah 10 Hijriyah atau 22 Februari 632 Masehi. Rasulullah SAW berangkat dari Madinah ke Makkah untuk menunaikan Haji Wada’, yaitu haji terakhir beliau sebelum wafat. Ketika sampai di Padang Arafah dan sudah masuk bulan Dzulhijjah, Rasulullah menyampaikan khutbah terakhirnya yang dikenal sebagai Khutbah Wada’ di Padang Arafah.

  1. Perang Bani Quraidhah

Di penghujung Dzulqa’dah sampai awal Dzulhijjah tahun ke-5 Hijriah, terjadi perang antara umat Islam dan Bani Quraidhah, salah satu suku Yahudi di Madinah. Mereka melanggar perjanjian damai, sehingga Allah memerintahkan Rasulullah untuk mengambil tindakan tegas.

  1. Perjanjian Hudaibiyah

Masih di bulan Dzulqa’dah. Tepatnya pada tahun ke-6 Hijriah, terjadi momen penting, Perjanjian Hudaibiyah. Ini adalah kesepakatan damai antara kaum Muslim dengan kaum Quraisy Makkkah. Meski terlihat  sepihak, perjanjian ini justru menjadi langkah strategis yang membuka jalan bagi penyebaran agama Islam yang lebih luas.

  1. Umrah Qadha – Umrah Pengganti

Pada tahun ke-7 Hijriah, Rasulullah dan para sahabat akhirnya bisa melaksanakan umrah yang sebelumnya sempat dicegat oleh kaum Quraisy. Umrah ini disebut Umrah Qadha alias umrah pengganti.

Menurut riwayat, Rasulullah pernah melaksanakan empat kali umrah. Dan semuanya terjadi pada bulan Dzulqa’dah, kecuali umrah yang berbarengan dengan haji.

  1. Rasulullah Menikahi Sayyidah Maimunah

Masih pada tahun ke-7 Hijriah, Rasulullah juga menikah dengan Sayyidah Maimunah binti Al-Harits. Beliau adalah seorang janda berusia 26 tahun. Maimunah dikenal sebagai salah satu istri Nabi yang paling banyak meriwayatkan hadis, selain Aisyah dan Ummu Salamah.

  1. Nabi Musa Berdialog dengan Allah

Nggak cuma dalam sejarah Nabi Muhammad, bulan Dzulqa’dah juga menjadi momen spesial dari kisah Nabi Musa AS. Allah menjanjikan akan berbicara dengan Nabi Musa selama 30 malam pada bulan Dzulqa’dah. Ditambah 10 malam lagi pada bulan berikutnya, yakni bulan Dzulhijjah.

Ini disebutkan dalam tafsir ayat 142 dari surat Al-A’raaf. Jadi, total ada 40 malam Nabi Musa bermunajat kepada Allah.

Bulan Dzulqa’dah mungkin dikenal sebagai bulan ”santai”. Tapi jangan salah, justru di balik kesantaiannya, ada banyak kisah besar dan penting yang bisa kita pelajari. Menarik banget, kan? (*)

Editor : Mahendra Aditya
#sayyidah zainab #islam #haji #menikah #Nabi Muhammad SAW #Dzulhijjah #bulan Dzulqadah #Tahun Hijriah #peristiwa sejarah #Nabi Musa AS #Sayyidah Maimunah #bulan haram dalam Islam #Haji Wada #sejarah islam #perang bani quraidhah #umrah