SELAIN peninggalan bangunan di Masjid Baitul Aziz di Mejobo Kudus juga terdapat sumur “sakti”.
Sumber mata air dari sumur tersebut diyakini mampu menyembuhkan orang sakit.
Sumur tersebut berada di sebelah utara masjid. Sumber mata air ini sampai dengan saat ini masih terjaga.
Airnya masih mengalir dan masih dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Saelan menyatakan, air tersebut disebut warga sekitar sebagai banyu panguripan atau air penghidupan.
Julukan ini berawal dari kejadian kemarau panjang sekitar tahun 1970-an. Sumur warga sekitar mengalami kekeringan dan tak bisa dimanfaatkan.
”Waktu itu sumur di masjid tidak kering sama sekali. Warga banyak yang mengambil mata air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Padahal kedalaman sumur di Masjid Baitul Aziz tidak terlampau dalam. Kedalaman sumur hanya tiga meter saja dan sudah terlihat mata air.
Selain untuk suplai kebutuhan warga sekitar, sumur ini juga memiliki manfaat lain. Air dari sumur dipercaya warga mampu sebgai obat sakit.
”Air di dalam sumur ini juga dipercaya bisa menyembuhkan penyakit. Banyak yang ke sini dan mengambil dengan cuma-cuma,” katanya.
Saelan menambahkan, setelah warga sembuh melaksanakan syukuran di masjid.
Biasanya warga memakan ingkung secara bersama-sama. (gal)
Editor : Ali Mustofa