RADAR KUDUS - Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada bulan penuh berkah ini adalah sholat tarawih.
Namun, bagaimana jika seseorang ingin menunaikan sholat tarawih sendiri di rumah? Apakah diperbolehkan dan bagaimana tata caranya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Hukum Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Sholat tarawih adalah ibadah sunnah yang dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau secara individu di rumah.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menunaikan sholat malam (qiyam) di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa sholat tarawih bisa dilakukan baik secara berjamaah maupun sendirian.
Kendati demikian, Rasulullah SAW lebih sering melaksanakannya secara berjamaah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.
Jika seseorang berhalangan atau lebih nyaman melaksanakan sholat tarawih di rumah, maka hukumnya tetap sah.
Terlebih bagi mereka yang memiliki kondisi tertentu, seperti lansia, orang sakit, atau perempuan yang lebih nyaman beribadah di rumah.
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Secara umum, tata cara sholat tarawih sendiri di rumah tidak berbeda dengan yang dilakukan secara berjamaah. Berikut langkah-langkahnya:
-
Niat Sholat Tarawih
-
Niat sholat tarawih dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram, misalnya: “Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini lillahi ta’ala” (Saya niat sholat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala).
-
-
Takbiratul Ihram
-
Mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda memulai sholat.
-
-
Membaca Surat Al-Fatihah
-
Setelah takbir, bacalah Surat Al-Fatihah di setiap rakaat.
-
-
Membaca Surat Pendek
-
Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
-
-
Rukuk dan I’tidal
-
Lakukan rukuk dengan membaca Subhana Rabbiyal ‘Adzhim tiga kali, lalu bangkit ke posisi i’tidal.
-
-
Sujud
-
Sujud pertama dengan membaca Subhana Rabbiyal A’la tiga kali, lalu duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali.
-
-
Tasyahud Akhir dan Salam
-
Jika mengerjakan dua rakaat, akhiri dengan tasyahud akhir dan salam. Jika melanjutkan ke rakaat berikutnya, cukup duduk sejenak sebelum bangkit kembali.
-
-
Jumlah Rakaat
-
Sholat tarawih bisa dilakukan dengan berbagai jumlah rakaat, misalnya:
-
8 rakaat (4 rakaat salam, 4 rakaat salam)
-
20 rakaat (2 rakaat salam hingga 10 kali)
-
Disertai witir (biasanya 3 rakaat sebagai penutup)
-
-
Keutamaan Sholat Tarawih
Sholat tarawih bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi juga memiliki banyak keutamaan, antara lain:
-
Menghapus Dosa
-
Berdasarkan hadis Rasulullah SAW, sholat malam di bulan Ramadan dapat menjadi sarana penghapusan dosa-dosa yang telah lalu.
-
-
Melipatgandakan Pahala
-
Ramadan adalah bulan istimewa di mana setiap amal ibadah diberi ganjaran berkali lipat dibanding bulan lainnya.
-
-
Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
-
Sholat tarawih memberikan kesempatan bagi seorang Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan meningkatkan ibadah malam.
-
-
Menyemarakkan Malam Ramadan
-
Baik dilakukan di masjid secara berjamaah maupun di rumah, sholat tarawih tetap menjadi sarana menghidupkan malam Ramadan.
-
Baca Juga: Ramadan 2025 di Mekkah: Kapan Puasa Dimulai dan Bagaimana Hilal Dipantau?
Kesimpulan
Sholat tarawih sendiri di rumah diperbolehkan dalam Islam dan tetap mendapatkan pahala besar, terutama jika dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Meskipun lebih dianjurkan berjamaah di masjid, bagi yang berhalangan tetap bisa melaksanakannya sendiri di rumah dengan tata cara yang benar.
Dengan melaksanakan sholat tarawih, umat Islam dapat meraih keutamaan Ramadan dan mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT.(*)
Editor : Mahendra Aditya