Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Menelusuri Amalan-Amalan dan Tradisi Rebo Wekasan dalam Perspektif Islam

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 4 September 2024 | 02:22 WIB
Ilustrasi Rebo Wekasan
Ilustrasi Rebo Wekasan

RADAR KUDUS - Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan budaya yang melimpah, memiliki berbagai tradisi yang berkembang di berbagai daerah.

Salah satu tradisi yang masih dijalankan hingga saat ini, khususnya di Jawa, adalah Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan.

Tradisi ini terkait dengan keyakinan masyarakat terhadap hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriah.

Makna Rebo Wekasan

Rebo Wekasan berarti Rabu terakhir, khususnya di bulan Safar.

Menurut keyakinan sebagian masyarakat, hari Rabu terakhir di bulan Safar adalah hari di mana banyak musibah atau bala’ diturunkan ke dunia.

Karena itu, tradisi Rebo Wekasan dilaksanakan sebagai sarana untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala mara bahaya yang mungkin terjadi.

Baca Juga: Amalan, Makna, dan Doa Rebo Wekasan 2024: Tangkal Musibah dan Penyakit

Pandangan Islam tentang Rebo Wekasan

Rebo Wekasan juga menjadi perhatian dalam kajian Islam, sebagaimana dijelaskan oleh ulama-ulama terdahulu.

Salah satunya, Kitab Kanzun Najah, yang menyebutkan bahwa Allah SWT menurunkan 320 ribu macam bala’ atau musibah setiap tahunnya pada hari Rabu terakhir di bulan Safar.

Oleh karena itu, beberapa amalan dianjurkan dilakukan pada hari tersebut.

Amalan-Amalan Rebo Wekasan

Terdapat beberapa amalan yang dilakukan masyarakat pada Rebo Wekasan, di antaranya:

1. Sholat Sunnah Muthlaq atau Sholat Hajat

- Niat: Niat untuk melaksanakan sholat sunnah muthlaq atau sholat hajat.

- Waktu: Dilaksanakan mulai dari Maghrib pada hari Selasa malam Rabu.

- Rakaat: Dilakukan sebanyak 4 rakaat (dengan 2 salam).

- Bacaan: Setelah membaca Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Kautsar 17 kali, Surat Al-Ikhlas 5 kali, Surat Al-Falaq 1 kali, dan Surat An-Naas 1 kali.

2. Minum Air Jimat dan Mandi

- Proses: Setelah melaksanakan sholat sunnah, tulisan Arab yang terdiri dari beberapa ayat ditulis di atas kertas, kemudian direndam dalam air.

- Penggunaan: Air tersebut bisa diminum atau digunakan untuk mandi. Ada juga yang menuliskan di piring dan menuangkan air di atasnya untuk diminum.

Kontroversi dalam Amalan Sholat Rebo Wekasan

Meskipun tradisi ini memiliki banyak pengikut, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang pelaksanaan sholat Rebo Wekasan.

Beberapa ulama berpendapat bahwa sholat ini tidak memiliki dasar syariat yang jelas dalam Islam, dan oleh karena itu tidak seharusnya dilakukan dengan niat khusus untuk Rebo Wekasan.

Namun, jika dilaksanakan dengan niat sholat sunnah muthlaq atau sholat hajat, maka diperbolehkan.

Editor : Ali Mustofa
#rebo wekasan terbaru #Rebo Wekasan #Pantangan Rebo Wekasan #waktu rebo wekasan #tradisi mandi tolak bala rebo wekasan #pengertian rebo wekasan #tradisi rebo wekasan situbondo #tradisi mandi tolak bala rebo wekasan di serang #doa rebo wekasan #sejarah Rebo Wekasan #Amalan rebo wekasan #makna rebo wekasan #Shalat Rebo Wekasan #larangan Rebo Wekasan #tradisi rebo wekasan #kapan Rebo Wekasan #Mitos Rebo Wekasan #rebo wekasan kapan #kirab rebo wekasan #rebo wekasan 2024