RADAR KUDUS - Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan budaya yang melimpah, memiliki berbagai tradisi yang berkembang di berbagai daerah.
Salah satu tradisi yang masih dijalankan hingga saat ini, khususnya di Jawa, adalah Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan.
Tradisi ini terkait dengan keyakinan masyarakat terhadap hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriah.
Makna Rebo Wekasan
Rebo Wekasan berarti Rabu terakhir, khususnya di bulan Safar.
Menurut keyakinan sebagian masyarakat, hari Rabu terakhir di bulan Safar adalah hari di mana banyak musibah atau bala’ diturunkan ke dunia.
Karena itu, tradisi Rebo Wekasan dilaksanakan sebagai sarana untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala mara bahaya yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Amalan, Makna, dan Doa Rebo Wekasan 2024: Tangkal Musibah dan Penyakit
Pandangan Islam tentang Rebo Wekasan
Rebo Wekasan juga menjadi perhatian dalam kajian Islam, sebagaimana dijelaskan oleh ulama-ulama terdahulu.
Salah satunya, Kitab Kanzun Najah, yang menyebutkan bahwa Allah SWT menurunkan 320 ribu macam bala’ atau musibah setiap tahunnya pada hari Rabu terakhir di bulan Safar.
Oleh karena itu, beberapa amalan dianjurkan dilakukan pada hari tersebut.
Amalan-Amalan Rebo Wekasan
Terdapat beberapa amalan yang dilakukan masyarakat pada Rebo Wekasan, di antaranya:
1. Sholat Sunnah Muthlaq atau Sholat Hajat
- Niat: Niat untuk melaksanakan sholat sunnah muthlaq atau sholat hajat.
- Waktu: Dilaksanakan mulai dari Maghrib pada hari Selasa malam Rabu.
- Rakaat: Dilakukan sebanyak 4 rakaat (dengan 2 salam).
- Bacaan: Setelah membaca Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Kautsar 17 kali, Surat Al-Ikhlas 5 kali, Surat Al-Falaq 1 kali, dan Surat An-Naas 1 kali.
2. Minum Air Jimat dan Mandi
- Proses: Setelah melaksanakan sholat sunnah, tulisan Arab yang terdiri dari beberapa ayat ditulis di atas kertas, kemudian direndam dalam air.
- Penggunaan: Air tersebut bisa diminum atau digunakan untuk mandi. Ada juga yang menuliskan di piring dan menuangkan air di atasnya untuk diminum.
Kontroversi dalam Amalan Sholat Rebo Wekasan
Meskipun tradisi ini memiliki banyak pengikut, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang pelaksanaan sholat Rebo Wekasan.
Beberapa ulama berpendapat bahwa sholat ini tidak memiliki dasar syariat yang jelas dalam Islam, dan oleh karena itu tidak seharusnya dilakukan dengan niat khusus untuk Rebo Wekasan.
Namun, jika dilaksanakan dengan niat sholat sunnah muthlaq atau sholat hajat, maka diperbolehkan.
Editor : Ali Mustofa