Wabup Jepara Buka Kemah Bakti XII Nahdlatus Syubban, Tekankan Pendidikan Karakter

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:55 WIB
SEMARAK: Wabup Jepara Muhammad Ibnu Hajar membuka KBM XII Nahdlatus Syubban di Tulakan untuk memperkuat kemandirian, gotong royong, dan karakter siswa.
SEMARAK: Wabup Jepara Muhammad Ibnu Hajar membuka KBM XII Nahdlatus Syubban di Tulakan untuk memperkuat kemandirian, gotong royong, dan karakter siswa.

 

JEPARA – Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar membuka Kemah Bakti Masyarakat (KBM) XII Yayasan Nahdlatus Syubban di Dukuh Janggleng, Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Sabtu (10/10). Kegiatan selama tiga hari, 10–12 Oktober 2026, tersebut menjadi sarana pembentukan karakter siswa melalui latihan kemandirian, kepedulian sosial, gotong royong, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Pembukaan kegiatan berlangsung pukul 09.00. Peserta berasal dari MI Nahdlatus Syubban, MTs Islamiyah, dan MA Nahdlatus Syubban, didampingi para pembina.

Dalam kesempatan itu, Ibnu Hajar menekankan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas. Siswa juga perlu mendapatkan pengalaman langsung yang melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui Kemah Bakti Masyarakat ini, kami berharap para siswa semakin mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana membentuk akhlak dan membiasakan gotong royong,” ujar Ibnu Hajar.

Tanamkan Kemandirian dan Gotong Royong

KBM XII dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas. Melalui rangkaian kegiatan kemah dan pengabdian kepada masyarakat, peserta didorong membangun sikap mandiri, disiplin, serta tanggung jawab.

Kepedulian sosial menjadi salah satu perhatian utama. Siswa diajak memahami pentingnya berkontribusi bagi lingkungan dan bekerja sama dalam menyelesaikan kegiatan bersama.

Penguatan nilai-nilai keagamaan juga menjadi bagian dari pembinaan. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pembentukan akhlak peserta.

Lima Pilar Kegiatan KBM XII

Pelaksanaan KBM XII bertumpu pada lima pilar, yakni pengembangan keterampilan, pencapaian prestasi, pengabdian kepada masyarakat, kreativitas, dan pendidikan keagamaan.

Kelima pilar tersebut menjadi landasan kegiatan selama tiga hari. Peserta diharapkan memperoleh pengalaman untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Jepara melalui program MULUS, singkatan dari Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius. Pembentukan karakter generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus berakhlak.

Melalui KBM XII, Yayasan Nahdlatus Syubban mendorong pendidikan yang memadukan pengembangan keterampilan, prestasi, kreativitas, pengabdian sosial, dan penguatan nilai keagamaan.

Editor : M. Khoirul Anwar
pendidikan jepara muhammad ibnu hajar Kemah Bakti Masyarakat Nahdlatus Syubban Wabup Jepara