JEPARA – Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna mengajak kader IPNU-IPPNU ikut menentukan arah perubahan dan pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya diposisikan sebagai penerus, tetapi perlu mengambil peran melalui gagasan, kepemimpinan, dan gerakan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Agus saat menjadi keynote speaker dalam Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PC IPNU-IPPNU Kabupaten Jepara di Gedung Serbaguna DPRD Jepara, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran PC IPNU-IPPNU Jepara, Komandan CBP-KPP, serta ketua PAC IPNU-IPPNU se-Kabupaten Jepara.
Bukan Sekadar Forum Organisasi
Agus mengatakan Rapimcab dan Rakercab tidak semestinya hanya menjadi agenda administratif. Forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyatukan gagasan, sekaligus menyusun program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Menyatukan gagasan berarti kita harus memiliki visi yang sama tentang arah gerakan IPNU-IPPNU Jepara. Menguatkan komitmen berarti soliditas dan kekompakan kader dalam bertindak. Sedangkan merumuskan gerakan yang lebih progresif berarti melahirkan program-program kerja yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Agus.
Dia menilai IPNU dan IPPNU memiliki posisi penting sebagai ruang kaderisasi generasi muda Nahdlatul Ulama. Selain belajar berorganisasi, kader ditempa untuk memiliki karakter, kepemimpinan, sikap moderat, serta kecintaan terhadap tanah air.
Di sisi lain, perkembangan teknologi dan media sosial, persoalan ekonomi dan lapangan kerja, hingga tantangan moral dan paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan dan Ahlussunnah wal Jamaah perlu menjadi perhatian generasi muda.
“Jangan hanya menjadi generasi penerus, tetapi jadilah generasi yang mampu menentukan arah perubahan. Organisasi harus menjadi ruang lahirnya gagasan, kepemimpinan, dan gerakan yang menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
DPRD Siap Jadi Mitra Pemuda
Agus juga mendorong pengurus IPNU-IPPNU di tingkat cabang, anak cabang, hingga ranting memperkuat konsolidasi. Potensi kader yang tersebar di berbagai wilayah, menurutnya, perlu disatukan agar gerakan organisasi lebih terarah.
DPRD Jepara, lanjut Agus, terbuka membangun sinergi dengan organisasi kepemudaan. Kolaborasi dapat mencakup penguatan kapasitas pemuda, pendidikan karakter, kewirausahaan, serta peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan.
“Kemajuan Jepara tidak bisa dilepaskan dari peran aktif generasi mudanya. Karena itu, DPRD siap menjadi mitra dalam memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada generasi muda Jepara,” katanya.
Agus berharap forum tersebut menghasilkan program kerja yang konkret dan terukur. Kepemimpinan baru juga diharapkan mampu membawa inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai ke-NU-an sebagai identitas organisasi.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Jepara Naufal Misbahul menyampaikan apresiasi kepada DPRD Jepara, khususnya Agus Sutisna, atas dukungan terhadap pelaksanaan Rapimcab dan Rakercab.
Menurut Naufal, perhatian tersebut membantu organisasi memperkuat konsolidasi sekaligus menyusun langkah kerja ke depan.
Rapimcab dan Rakercab PC IPNU-IPPNU Jepara dilaksanakan setiap enam bulan. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi untuk membahas perkembangan organisasi serta berbagai persoalan di tingkat PAC maupun PR IPNU-IPPNU.
Tagline kegiatan, “Satu Gagasan. Satu Langkah. Satu Gerakan untuk Jepara yang Lebih Digdaya”, menjadi semangat yang dibawa dalam forum tersebut. Agus berharap semangat itu diterjemahkan melalui kerja nyata kader untuk organisasi dan masyarakat.
“Mari bersama-sama, satu gagasan, satu langkah, satu gerakan, kita wujudkan Jepara yang lebih digdaya,” pungkasnya.
Editor : M. Khoirul Anwar