Ketua DPRD Jepara Dukung Program Desa Mitra KMJS, Angkat UMKM hingga Pengelolaan Sampah

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

 

KREATIF: Ketua DPRD Jepara menerima audiensi KMJS Pusat membahas Program Desa Mitra 2026 di Desa Plajan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan pengelolaan sampah.
KREATIF: Ketua DPRD Jepara menerima audiensi KMJS Pusat membahas Program Desa Mitra 2026 di Desa Plajan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan pengelolaan sampah.

 

JEPARA – Ketua DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna menerima audiensi pengurus Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang (KMJS) Pusat di Ruang Ketua DPRD Jepara, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan Program Desa Mitra 2026 yang akan dipusatkan di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji.

Program pengabdian masyarakat itu mengusung berbagai kegiatan pemberdayaan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan potensi desa. Desa Mitra dirancang untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Desa Plajan sebagai kampung moderasi beragama dan desa wisata.

Fokus Kelola Sampah dan Kembangkan UMKM

Dalam audiensi tersebut, KMJS memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan selama pelaksanaan Desa Mitra. Salah satu yang menjadi fokus ialah pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.

Program itu meliputi edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik, penyuluhan pengelolaan sampah, pengembangan inovasi pengolahan sampah bersama kelompok masyarakat, hingga pendidikan lingkungan sejak usia dini di sekolah.

Selain isu lingkungan, mahasiswa juga menyiapkan program penguatan ekonomi masyarakat melalui pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM, promosi produk unggulan desa, sosialisasi pemanfaatan limbah pati aren menjadi briket, kegiatan kesehatan masyarakat, serta berbagai program pendidikan dan pemberdayaan sosial.

DPRD Dorong Sinergi Lintas Sektor

Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna mengapresiasi konsistensi KMJS yang setiap tahun menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa mampu menghadirkan inovasi sekaligus solusi atas berbagai persoalan di desa.

"Program seperti ini patut diapresiasi karena bukan hanya menjadi wadah pengabdian mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Agus merekomendasikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk bersinergi menyukseskan Program Desa Mitra. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan teknis, penyediaan narasumber sesuai bidang masing-masing, hingga kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar inovasi yang dibawa mahasiswa dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Desa Plajan Jadi Lokasi Desa Mitra 2026

KMJS menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan Desa Mitra 2026 disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan Desa Plajan agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat, Program Desa Mitra diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan mahasiswa, tetapi juga menjadi model pengembangan desa berbasis kolaborasi yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas lingkungan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

 

 

Editor : Admin
KMJS Desa Mitra jepara Agus Sutisna dprd jepara