Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lulus 3,5 Tahun dengan IPK 4,00, Gigih Atnam Kalista Jadi Wisudawan Terbaik Unne

Nabila Agustin • Kamis, 18 Juni 2026 | 09:12 WIB
Gigih Atnam Kalista, lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), UNNES, berhasil menyelesaikan studi sarjananya dalam waktu 3 tahun 5 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. (Laman UNNES)
Gigih Atnam Kalista, lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), UNNES, berhasil menyelesaikan studi sarjananya dalam waktu 3 tahun 5 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. (Laman UNNES)

RADAR KUDUS – Ketekunan dan kerja keras membawa Gigih Atnam Kalista meraih pencapaian gemilang di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tersebut berhasil menuntaskan studi sarjananya dalam waktu 3 tahun 5 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00.

Capaian tersebut mengantarkan Gigih sebagai wisudawan terbaik PGSD pada Wisuda Periode ke-139 Unnes.

Dalam momen wisuda itu, ia juga mendapat kehormatan untuk mewakili para lulusan menyampaikan pidato di hadapan Rektor Unnes, para wisudawan, serta tamu undangan.

Dalam pidatonya, Gigih menyampaikan rasa syukur atas perjalanan akademik yang telah ia tempuh. Ia menegaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan besar kedua orang tuanya.

Ayahnya dikenal sebagai sosok pekerja keras yang setiap hari bekerja dari pagi hingga malam, sementara sang ibu telah merantau ke Jakarta selama 29 tahun demi masa depan anak-anaknya.

“Keberhasilan yang kami capai hari ini tidak lepas dari keringat dan pengorbanan orang tua, serta kasih sayang yang tidak pernah putus,” ujar Gigih seperti dikutip dari laman resmi Unnes, Minggu (14/6/2026).

Selama masa studinya di Unnes, Gigih juga memperoleh dukungan melalui Beasiswa Dewan Penyantun Pendidikan (DPP) yang membebaskannya dari kewajiban membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sejak semester empat hingga lulus.

Tidak hanya unggul di bidang akademik, Gigih juga aktif dalam kegiatan kepenulisan dan penelitian.

Ia terlibat dalam organisasi mahasiswa serta berbagai kolaborasi akademik di dalam maupun luar kampus.

Minatnya di bidang pendidikan mendorongnya menghasilkan karya penelitian berjudul International Language Competence sebagai Daya Dukung Profesionalisme Guru.

Selain itu, ia turut mengembangkan inovasi berupa Activity Book atau buku aktivitas anak berbasis teori belajar Bruner yang telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Di akhir pidatonya, Gigih mengajak para wisudawan untuk terus melangkah dan berkarya setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk memberi kontribusi yang lebih luas. Melangkahlah dengan integritas, tetap rendah hati, dan berikan manfaat di setiap langkah,” ucapnya dalam pidato yang dikutip dari laman resmi Unnes.

Prestasi Gigih menjadi bukti bahwa konsistensi, kerja keras, serta dukungan keluarga dapat menjadi fondasi kuat dalam meraih keberhasilan akademik yang membanggakan.

 
Editor : Ali Mustofa
#PGSD #Unnes #wisudawan terbaik