Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Baik! Insentif Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

Iwan Arfianto • Rabu, 17 Juni 2026 | 17:15 WIB

 

Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar

 

Jakarta – Kementerian Agama membawa angin segar bagi para tenaga pendidik di lingkungan madrasah.

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam memastikan bahwa dana insentif khusus bagi guru madrasah non-Aparatur Sipil Negara (ASN) dijadwalkan mulai cair pada akhir Juni 2026.

Kepastian mengenai hilangnya masa tunggu pencairan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar sesaat sebelum mengikuti agenda Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. InsyaAllah, insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026," ungkap Menag Nasaruddin, dikutip dari portal resmi Kemenag, Rabu (17/06/2026).

Nasaruddin menambahkan, realisasi pencairan stimulus ini merupakan buah dari komitmen serta kerja keras kolektif berbagai lini, terutama jajaran Tim Direktorat GTK Madrasah yang bergerak cepat merampungkan seluruh kelengkapan administrasi demi menjamin kelancaran distribusi dana di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga melayangkan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa pamrih para guru madrasah yang menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menegaskan bahwa Kemenag akan terus konsisten memperjuangkan perbaikan taraf kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta Lewat Rekening Kolektif

Pada kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Amin Suyitno memaparkan progres teknis di lapangan.

Saat ini, pihaknya tengah mematangkan fase finalisasi pembuatan buku rekening kolektif yang dialokasikan khusus bagi para guru madrasah non-ASN penerima manfaat.

Sistem rekening kolektif ini sengaja disiapkan agar proses pengiriman stimulus modal kerja dapat memangkas jalur birokrasi dan menghindari potensi pungutan liar.

"Ini tentu perlu waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah. Nantinya, setiap guru akan menerima insentif sebesar satu setengah juta dan itu langsung masuk ke rekening mereka," terang Amin.

Amin menekankan bahwa ketelitian dalam penyelesaian validasi data administrasi perbankan ini menjadi parameter krusial.

Hal tersebut dilakukan agar dana insentif yang dikucurkan negara dapat tersalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan langsung diakses oleh masing-masing guru melalui rekening pribadi mereka tanpa ada potongan apa pun.

Editor : Iwan Arfianto
#madrasah non asn #insentif guru #kesejahteraan guru #nasaruddin umar #kementerian agama