Jakarta – Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka peluang internasional bagi para siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di tanah air.
Saat ini, keran pendaftaran untuk seleksi delegasi 2026 Gangwon International Youth Forum (GIYF) telah resmi dibuka guna mencari perwakilan bangsa yang akan dikirim ke Korea Selatan.
Para siswa yang berminat harus bergerak cepat. Pasalnya, periode jendela pendaftaran program ini tergolong sangat singkat, yakni dimulai per hari ini dan akan langsung ditutup pada 11 Juni 2026 mendatang.
Proses pengiriman berkas administrasi dapat diakses secara daring melalui tautan khusus di https://s.id/PendaftaranGangwonInternationalYouthForum.
Mengenal Program GIYF 2026
Gangwon International Youth Forum (GIYF) merupakan platform bertaraf internasional yang mempertemukan pemuda berbakat dari berbagai belahan dunia.
Di forum ini, para peserta akan saling bertukar pikiran dan mendiskusikan berbagai isu global, mulai dari aspek kepemimpinan, inovasi, kerja sama internasional, pembangunan berkelanjutan, teknologi Kecerdasan Buatan (AI), hingga pertukaran kebudayaan khas Korea.
Melansir maklumat resmi dari Direktorat SMK, forum bergengsi ini akan dihelat secara luring (offline) langsung di Provinsi Gangwon, Korea Selatan.
Pemerintah hanya menyediakan kuota eksklusif untuk 2 orang siswa SMK terbaik yang akan diberangkatkan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Kriteria dan Persyaratan Peserta
Untuk dapat bersaing memperebutkan tiket emas ke Negeri Gingseng tersebut, calon peserta wajib memenuhi kualifikasi personal sebagai berikut:
-
Merupakan siswa SMK berstatus aktif (duduk di kelas X, XI, atau XII).
-
Telah memiliki dokumen paspor yang masih berlaku.
-
Mahir dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, dibuktikan dengan lampiran skor resmi TOEFL/IELTS/TOEIC, atau sertifikat bukti kejuaraan kompetisi bahasa Inggris/bahasa Korea.
-
Memiliki kondisi kesehatan jasmani yang prima, serta tidak mengidap penyakit kronis maupun alergi tertentu.
-
Mempunyai ketertarikan kuat pada ekosistem teknologi AI dan dinamika kebudayaan Korea.
-
Melampirkan berkas CV beserta portofolio yang relevan dengan kapabilitas bahasa Inggris dan/atau Korea.
-
Menyertakan sertifikat prestasi akademik maupun non-akademik (jika ada).
-
Mengunggah pasfoto formal terbaru berlatar belakang putih dengan ukuran standar 3,5 x 4,5 cm.
-
Menyertakan surat rekomendasi resmi dari Kepala Sekolah serta surat pernyataan izin tertulis dari orang tua/wali.
Ketentuan Teknis Tahap Seleksi: Esai dan Video Pemilihan Tema
Selain berkas administrasi di atas, poin penilaian utama dalam seleksi GIYF 2026 ini bertumpu pada kualitas pengerjaan tugas esai serta video perkenalan diri dengan regulasi teknis sebagai berikut:
1. Penulisan Esai Bahasa Inggris Naskah diketik dalam bahasa Inggris dengan panjang berkisar antara 350 hingga 500 kata dalam format PDF (jenis huruf Times New Roman ukuran 12 pt dengan kerapatan spasi 1.5).
Peserta diwajibkan memilih salah satu dari tiga mading tema berikut:
-
"Stars in the Seoul Sky: AI Illuminating the Future of Threatening Freedom?"
-
"Boundless Connectivity: A Connecting the World or Isolating Humanity?"
-
"Rhyth, of Life: AI Orchestrating the Tempo of Life or Destroying Creativity?"
2. Pembuatan Video Perkenalan Peserta wajib membuat rekaman video dengan durasi minimal 90 detik dan maksimal 180 detik (90-180 detik).
Isi konten di dalam video harus memuat poin-poin terstruktur berupa:
-
Perkenalan identitas singkat (nama lengkap, asal instansi sekolah, dan hobi).
-
Alasan kuat ketertarikan mengikuti program GIYF 2026.
-
Bentuk kontribusi nyata yang dapat diberikan demi mempererat persahabatan global.
-
Komponen kebudayaan asli Indonesia yang ingin diperkenalkan saat berada di Korea Selatan.
-
Penjelasan singkat mengenai tema esai yang telah dipilih.
Sesuai regulasi, video perkenalan ini wajib dibawakan menggunakan bahasa Inggris secara penuh atau diperbolehkan mengombinasikannya dengan penggunaan bahasa Korea yang fasih.
Mengingat tenggat waktu yang ketat, pastikan seluruh materi seleksi disiapkan secara matang sebelum batas akhir penutupan pendaftaran.
Editor : Iwan Arfianto