Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

MAN 2 Kudus Luncurkan International Achiever Class (IAC)

Zainal Abidin RK • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:18 WIB

MAKIN INOVATIF: MAN 2 Kudus buka kelas International Achiever Class (IAC),  inovasi pembelajaran yang dirancang mencetak generasi berprestasi wawasan global.
MAKIN INOVATIF: MAN 2 Kudus buka kelas International Achiever Class (IAC), inovasi pembelajaran yang dirancang mencetak generasi berprestasi wawasan global.

Dorong Kelas Internasional dan Prestasi Global

SEMANGAT internasionalisasi pendidikan kini mulai berdenyut kuat di MAN 2 Kudus. Tahun ajaran ini, madrasah tersebut resmi meluncurkan program baru bertajuk International Achiever Class (IAC), sebuah inovasi pembelajaran yang dirancang untuk mencetak generasi berprestasi dengan wawasan global.

Program IAC secara khusus dibuka untuk siswa kelas X dan menjadi langkah awal MAN 2 Kudus dalam membangun kelas internasional berbasis internal madrasah. Kepala MAN 2 Kudus, H. Ali Musyafak, S.Ag., M.Pd.I., mengungkapkan bahwa ide lahirnya IAC berangkat dari keinginannya menghadirkan program yang berbeda dan bernilai strategis.

“Program IAC ini baru didirikan ketika saya sampai di sini. Saya ingin membuat program yang beda,” tuturnya.
Dengan penuh semangat ia mengajak para guru, “Yuk gawe program internasional.” Dari gagasan sederhana itulah, IAC akhirnya terwujud.

Sebelumnya, program internasional MAN 2 Kudus lebih terfokus pada pengiriman lulusan ke luar negeri, khususnya ke Tiongkok dan Al-Azhar Mesir. Tahun ini saja, tercatat dua siswa melanjutkan studi ke Al-Azhar dan satu siswa ke Tiongkok. Ke depan, madrasah berkomitmen memperluas akses studi luar negeri agar pengakuan internasional terhadap madrasah semakin kuat.

“IAC ini adalah embrio kelas internasional. Bukan program dari kementerian, tetapi program internal madrasah sebagai bentuk inovasi dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Ali Musyafak.

Ciri utama IAC terletak pada pembelajaran multibahasa, terutama bahasa Inggris. Bahasa Inggris tidak hanya digunakan sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai bahasa pengantar dalam beberapa mata pelajaran lainnya, termasuk penggunaan buku ajar. Langkah ini bertujuan membekali siswa dengan kompetensi global serta kesiapan menghadapi studi dan kompetisi internasional.

Hasil awal pelaksanaan IAC terbilang menggembirakan. Dari sekitar 500 siswa kelas X, dua siswa yang tergabung dalam IAC berhasil menembus peringkat sepuluh besar. Selain itu, para siswa mulai terbiasa berkomunikasi dan membuat unggahan menggunakan bahasa Inggris, menandakan peningkatan kemampuan bahasa yang signifikan.

“Ini membuktikan bahwa program ini berjalan dengan baik. Orang tua semakin yakin,” ujarnya.
Bahkan, menurutnya, banyak orang tua yang mulai bertanya kapan kelas internasional berikutnya akan dibuka.

Selain IAC, MAN 2 Kudus juga mengembangkan program unggulan lainnya, seperti Tahfidz Al-Qur’an yang juga baru dimulai tahun ini. Sementara itu, program Sains dan Riset sudah berjalan sejak lama. Dengan hadirnya Tahfidz dan IAC, madrasah semakin memperkaya pilihan pengembangan potensi siswa sesuai minat dan bakat.

Ali Musyafak menyebut IAC masih berada pada tahap embrio. Namun ia optimistis, dengan pengembangan yang konsisten, dalam tiga tahun ke depan IAC dapat menjadi salah satu program terbaik dan unggulan utama madrasah. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya tetap bersikap rendah hati.

Baca Juga: Bertekat Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan, MAN 2 Kudus Kolaborasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Jateng

“Kita tidak boleh merasa paling baik. Kalau merasa sudah paling unggul, justru mudah dikalahkan. Yang penting terus bergerak, mencari ilmu, dan berinovasi,” pesannya.

Melalui IAC dan berbagai program unggulan lainnya, MAN 2 Kudus berharap mampu menjadi teladan (uswatun hasanah) dalam pelayanan pendidikan, mencetak generasi berwawasan global, serta memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berdaya saing internasional. (zen)

 

Editor : Zainal Abidin RK
#IAC #Kankemenag #kemenag #al-azhar mesir #MAN 2 Kudus