MADRASAH Aliyah (MA) NU Banat Kudus terus mengukuhkan diri sebagai sekolah khusus perempuan yang menjadi pusat keunggulan pendidikan berbasis keislaman dan sains.
Di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah Shohibul Huda, MA NU Banat mengusung visi besar mencetak generasi putri berkualitas dalam penguasaan IMTAQ dan IPTEK yang Islami dan Aswaja Sunni.
Shohibul mengatakan, visi tersebut diwujudkan melalui ikhtiar madrasah membekali peserta didik agar mampu hidup mandiri di tengah masyarakat modern, kuat secara spiritual, serta terampil dalam kehidupan sosial.
Pendidikan di MA NU Banat tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan moral peserta didik.
Ia menambahkan, misi madrasah diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan berkualitas yang mencakup aspek akademik, moral, dan sosial.
Tujuannya menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang IMTAQ dan IPTEK demi terwujudnya masyarakat baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
Salah satu ciri khas MA NU Banat Kudus adalah semboyan dan amalan “Banat Idolaku”.
Konsep ini menjadi landasan pengelolaan madrasah dengan nilai Bina Peserta Didik, Anak Bangsa, Nahdliyat Muda, Andalan Nusa, Terpercaya, Iman dan Taqwa, Dedikasi Tinggi, Optimisme, Loyalitas Sejati, serta Aktif di segala bidang.
Dari sisi fasilitas, MA NU Banat menawarkan kenyamanan belajar modern.
Secara umum, ruang kelas telah dilengkapi pendingin ruangan dan dilengkapi TV smart. Total terdapat 33 kelas, hasil dari 11 rombongan belajar di tiap jenjang.
Dari 11 kelas tersebut, madrasah menyeleksi tiga kelas dengan peringkat tertinggi untuk mengikuti program pondok di Pondok Pesantren Yanaabiul Ulum war Rahmah, pondok khusus putri.
Dari tiga kelas itu, satu kelas difokuskan pada program tahfidz Al-Qur’an dan dua kelas pada kajian kitab.
Siswa juga diberi pilihan mondok di luar atau tetap berangkat dari rumah.
Fasilitas penunjang lainnya meliputi laboratorium bahasa dan komputer, laboratorium IPA, laboratorium agama, aula, musala, ruang rapat, kantin, koperasi, perpustakaan, hingga gedung tiga lantai dengan 44 bilik kamar mandi.
Mutu pendidikan unggulan, biaya terjangkau dan dibekali dengan berbagai ketrampilan.
”MA NU Banat memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Biaya ringan, mutu pendidikan unggulan,” ujarnya.
Shohibul menyebutkan, program kelas unggulan di MA NU Banat terdiri dari kelas tahfidz dan kelas kajian kitab.
Selain itu, madrasah rutin menggelar berbagai agenda tahunan seperti Language Festival pada Februari, Bulan Literasi pada April, kegiatan outbound, hunting tourist, serta studi kampus ke sejumlah kota seperti Yogyakarta, Semarang, dan Malang.
MA NU Banat Kudus memiliki tenaga pengajar yang profesional dan berkualifikasi akademik. Ribuan murid MA Banat dari berbagai daerah di Indonesia.
Seluruh siswa merupakan perempuan, sesuai dengan konsep pendidikan putri yang diusung madrasah.
MA NU Banat Kudus beralamat di Jalan KHM. Arwani Krajan Krandon Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui nomor telepon (0291) 443143. (dik/him)
Editor : Ali Mustofa