KUDUS - Perkenalkan, nama saya Mafazatun Nafala, mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus.
Pada kesempatan yang luar biasa ini, saya berkesempatan untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 4 di Universitas Islam Riau (UIR), Fakultas Psikologi, selama periode Februari hingga Juni 2024.
Program ini memberikan saya peluang emas untuk merasakan suasana akademik dan budaya di "Bumi Lancang Kuning" dan menjadi bagian dari komunitas yang hangat dan penuh keakraban. Selama berada di sini, saya banyak belajar dan tumbuh, baik dari segi akademis maupun personal. Mari saya ceritakan lebih lanjut tentang pengalaman dan cerita saya selama berada di sini, termasuk kegiatan seru dari Modul Nusantara.
Mengenal PMM Batch 4 dan Pekanbaru
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 4 adalah salah satu program inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengalaman lintas budaya dan akademik. Pada batch keempat ini, saya berkesempatan mengikuti program tersebut di Universitas Islam Riau (UIR) yang terletak di Bumi Lancang Kuning, Pekanbaru, dari awal bulan Februari hingga akhir bulan Juni 2024. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik saya, tetapi juga membuka wawasan budaya yang luas serta menjalin persahabatan dan kekeluargaan dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Awal Mula dan Adaptasi
Awal kedatangan di Pekanbaru disambut dengan antusiasme dan sedikit kecemasan. Kota ini terkenal dengan budayanya yang kaya dan masyarakatnya yang ramah. Hari pertama di Universitas Islam Riau, kami disambut dengan upacara penerimaan yang hangat dari pihak universitas dan fakultas. Saya berkenalan dengan mahasiswa lain yang mengikuti program pertukaran ini, yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia dengan latar belakang budaya yang beragam.
Proses adaptasi berjalan lancar berkat bantuan teman-teman baru dan dosen pembimbing yang sangat mendukung. Mereka selalu siap membantu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Saya mulai mengeksplorasi kampus dan kota Pekanbaru, menikmati kuliner khas daerah seperti sate Padang dan bolu kemojo yang belum pernah saya jumpai di daerah asal, serta mengunjungi tempat-tempat bersejarah seperti Museum Sang Nila Utama dan Masjid Raya.
Pengalaman Akademik di Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR)
Di Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR), saya mengikuti berbagai mata kuliah yang menarik dan relevan dengan bidang studi saya. Metode pengajaran yang digunakan sangat interaktif dan mendorong kami untuk berpikir kritis serta berdiskusi aktif. Para dosen di UIR sangat berpengalaman dan selalu siap membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan kami, baik di dalam kelas maupun di luar jam kuliah. Mereka menggunakan berbagai teknik pengajaran, termasuk studi kasus, presentasi kelompok, dan diskusi kelas yang dinamis.
Saya juga berkesempatan untuk mengikuti beberapa workshop dan seminar yang diadakan oleh fakultas. Acara-acara ini tidak hanya memperkaya pengetahuan saya tentang psikologi tetapi juga memberikan wawasan praktis yang bisa diaplikasikan di dunia kerja nanti.
Selain itu, saya juga terlibat dalam beberapa proyek penelitian yang dipimpin oleh dosen dan mahasiswa senior.
Pengalaman ini sangat berharga karena saya belajar banyak tentang metode penelitian, analisis data, dan cara menyusun laporan ilmiah yang baik.
Melalui proyek-proyek ini, saya juga mendapatkan kesempatan untuk bekerja dalam tim, mengembangkan keterampilan komunikasi, dan memperluas jaringan profesional saya di bidang psikologi.
Secara keseluruhan, pengalaman akademik di Fakultas Psikologi UIR sangat berkesan dan bermanfaat bagi perkembangan akademik dan profesional saya. Saya merasa beruntung bisa belajar di lingkungan yang mendukung dan memotivasi seperti ini.
Modul Nusantara
Modul Nusantara adalah salah satu bagian yang paling menarik dari program ini. Modul ini dirancang untuk memperkenalkan kami pada keragaman budaya dan keindahan alam Indonesia. Saya tergabung dalam kelompok “Lancang Kuning” yang dibimbing oleh dosen pembimbing Modul Nusantara, Ibu Dr. Ira Herawati, S.T.,M.T., dan seorang liaison officer, Ka Nada Islami. Kegiatan ini dimulai dengan sesi orientasi yang memperkenalkan pada sejarah dan budaya Melayu Riau. Kami diajak untuk memahami nilai-nilai adat dan tradisi yang masih kental dipegang oleh masyarakat setempat.
Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah kunjungan ke Istana Siak Sri Indrapura, tempat bersejarah yang menjadi simbol kejayaan Kerajaan Siak. Di sana, kami belajar tentang sejarah kerajaan dan melihat langsung berbagai peninggalan bersejarah yang masih terawat dengan baik. Selain kunjungan tersebut banyak kunjungan ke temoat lain yang tak kalah menarik di bumi Lancang Kuning ini.
Petualangan Kuliner dan Alam
Kuliner juga menjadi bagian penting dalam Modul Nusantara. Kami mencoba berbagai hidangan khas Riau seperti gulai ikan patin. Sesi memasak bersama teman kelompok dan dibimbing oleh dosen modul nusantara menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Wisata alam juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan Modul Nusantara. Kami mengunjungi air terjun, candi muara takus, danau buatan, dan masih banyak tempat lagi yang telah saya kunjungi.
Membangun Persahabatan
Kegiatan Modul Nusantara memberikan banyak kesempatan untuk membangun persahabatan dan kerjasama dengan sesama mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu momen yang paling berkesan adalah acara malam keakraban kelompok, di mana setiap mahasiswa mengikuti sharing session, acara ini dapat mempererat hubungan antar peserta kelompok.
Menghadapi Tantangan dan Belajar Beradaptasi
Mengikuti program pertukaran mahasiswa tentu tidak lepas dari tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah perbedaan cara pandang dan budaya. Namun, saya melihat ini sebagai kesempatan untuk belajar dan beradaptasi. Saya belajar untuk lebih terbuka terhadap perbedaan dan menghargai perspektif orang lain. Tantangan akademik seperti tugas-tugas yang menumpuk juga mendorong saya untuk lebih disiplin dan mengatur waktu dengan baik.
Kenangan Manis dan Harapan
Saat tiba waktunya untuk mengakhiri program dan kembali ke daerah asal masing-masing, perasaan sedih dan haru tidak bisa dihindari. Acara pelepasan diadakan dengan penuh kehangatan, banyak air mata yang tumpah saat harus berpisah dengan teman-teman baru yang sudah seperti keluarga sendiri. Kenangan indah selama di Pekanbaru akan selalu saya bawa dalam hati.
Mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka batch 4 di Universitas Islam Riau, Pekanbaru, adalah pengalaman yang luar biasa dan penuh makna. Saya tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik yang berharga, tetapi juga belajar banyak tentang budaya dan kehidupan masyarakat setempat. Pengalaman ini memperkaya perspektif saya sebagai mahasiswa dan individu.
Program ini juga memberi saya kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dari sekadar pertemanan. Saya merasa telah menemukan keluarga baru di sini, dengan teman-teman yang selalu siap berbagi cerita, membantu di saat sulit, dan merayakan setiap momen bahagia bersama. Kebersamaan kami terjalin erat melalui berbagai kegiatan, mulai dari belajar bersama, eksplorasi budaya, hingga sekadar berbincang santai di waktu luang. Meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, kami bisa menemukan banyak kesamaan yang mempererat ikatan di antara kami.
Saya berharap, program pertukaran mahasiswa seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman
serupa. Pertukaran budaya dan akademik seperti ini sangat penting untuk membangun generasi muda yang lebih toleran, berpikiran terbuka, dan siap menghadapi tantangan global.
Pengalaman ini akan selalu saya kenang sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan akademik dan pribadi saya. Terima kasih kepada Universitas Islam Riau, Fakultas Psikologi, dan seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Semoga ke depan, semakin banyak program-program yang mendukung pertukaran budaya dan akademik seperti ini.
Kontribusi Sosial "Lancang Kuning in Action" di Pesantren Ibnu Al-Mubarok
Mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan berpartisipasi dalam kegiatan kontribusi sosial di Pesantren Ibnu Al-Mubarok Agrowisata adalah salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar, tetapi juga mengajarkan saya tentang pentingnya pengabdian dan kontribusi sosial
Program kerja kelompok modul nusantara ini diberi tema "Lancang Kuning in Action" benar-benar mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong, di mana kita bertemu dan mengukir cerita bersama.
*Artikel ini ditulis oleh Mafazatun Nafala, Mahasiswi Fakultas Psikologi, Universitas Muria Kudus.(*)
Editor : Abdul Rokhim