Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Setelah Istilah FOMO, Kini Banyak Muncul Istilah FOPO, Apa Artinya?

Kholid Hazmi • Kamis, 16 November 2023 | 21:20 WIB
Fear of other people
Fear of other people

KUDUS - Belakangan ini, ada banyak sekali istilah-istilah atau kata yang ramai digunakan di berbagai media sosial. Salah satunya yaitu istilah FOMO. Selain itu, ada juga yang ramai digunakan yaitu istilah FOPO.

Istilah tersebut sekilas tampak sama seperti FOMO, namun faktanya berbeda. Istilah FOPO tersebut berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan istilah FOPO itu? Berikut adalah pembahasan selengkapnya.

FOPO merupakan suatu singkatan dari kata Fear of Other People’s Opinion, atau memiliki arti yaitu suatu rasa takut terhadap pendapat dari orang lain. Fenomena ini merupakan suatu fenomena yang sangat umum sekali terjadi.

FOPO berkaitan erat dengan kekhawatiran seseorang terhadap apa yang dipikirkan oleh orang lain tentang dirinya sendiri. Akan tetapi, ketakutan tersebut dapat menjadi suatu obsesi yang tidak rasional, tidak produktif dan juga tidak sehat

FOPO ini ditandai dengan kesiapan sosial dalam kondisi yang sangat waspada. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya kepekaan yang sangat tinggi terhadap sinyal-sinyal penolakan. Orang-orang yang mengalami FOPO ini bukan menghindari opini negatif dari orang lain terhadap dirinya, melainkan adanya rasa takut terhadap opini yang dilontarkan orang lain tersebut.

Orang-orang yang memiliki rasa takut akan opini atau pendapat dari orang lain tentang dirinya sendiri tidak jarang memutuskan untuk tidak melakukan sesuatu. Misalnya yaitu yang awalnya ia ingin melakukan sesuatu yang sudah ia niatkan sebelumnya, ia tidak jadi melakukan hal tersebut karena pendapat negatif dari orang lain tentangnya.

Padahal bisa jadi, tindakan yang ingin ia lakukan tersebut menjadi suatu jalan bagi dirinya untuk bisa lebih mengembangkan diri ke arah yang lebih baik lagi. Akibatnya, perkembangan diri bisa menjadi stagnan alias yaitu tidak berkembang.

FOPO bisa saja muncul akibat dari pembentukan budaya feodalisme dan juga pendidikan. Di sisi lain, sistem pendidikan yang ada di Indonesia yang berupaya untuk menyeragamkan semua individu juga dapat menjadi pemicu munculnya FOPO atau Fear of Other People’s Opinion ini.

Pasalnya, mereka akan lebih cenderung mementingkan pendapat dari orang lain tentang dirinya dibandingkan pendapat dari diri mereka sendiri.

Selain itu, media sosial juga menjadi salah satu yang berperan besar dalam munculnya fenomena FOPO. Lewat media sosial yang dapat membentuk image penggunanya, seseorang dengan mudah dapat membandingkan diri mereka sendiri dengan orang lain.

Pada umumnya, FOPO ini terjadi pada saat seseorang belum mempunyai suatu kesadaran terhadap identitas dirinya. Namun tidak perlu khawatir apabila anda memiliki sifat FOPO ini, ada beberapa tips untuk bisa mengatasi FOPO tersebut.

Tips Mengatasi FOPO

Salah satu tips yang bisa bermanfaat bagi anda yang memiliki FOPO yaitu dengan cara mendengarkan orang-orang yang memang betul-betul mengenal anda dengan sangat baik.

Memilih dan memilah suatu pendapat atau opini dari orang lain tentang diri anda dapat dilakukan untuk mengatasi FOPO (Fear of Other People’s Opinion). Sebaliknya, anda hanya mempedulikan pendapat dari dua kelompok, yaitu pendapat dari mereka yang betul-betul peduli serta mengenal anda, dan yang kedua yaitu pendapat dari orang-orang yang setia menemani anda saat di masa-masa yang sulit.

Tips lainnya adalah jika anda memiliki FOPO atau Fear of Other People’s Opinion, anda dapat mengganti pikiran tersebut dengan latihan pernapasan dan juga self-talk yang positif. Yakinkanlah pada diri anda sendiri bahwa anda tidak akan terikat pada apa yang mungkin mereka pikirkan tentang anda.

Selain itu, penting juga untuk bercengkerama dengan orang-orang yang bijaksana. Berbicara dengan orang-orang yang lebih bijaksana juga dapat dilakukan untuk mencegah munculnya Fear of Other People’s Opinion. Orang-orang yang dianggap bijaksana dalam hal ini merupakan orang-orang yang mempunyai suatu pemahaman yang mendalam mengenai cara kerja tentang sesuatu.

Mulailah memiliki sebuah pemikiran bahwa tidak semua orang itu peduli dan memiliki waktu untuk menilai bagaimana tindakan orang lain. Ada banyak hal lainnya yang penting untuk dilakukan oleh orang lain tersebut, dibandingkan harus memberi opini negatif atas tindakan orang lain yang ada di sekitarnya.

Tidak hanya itu saja, yakinkan juga pada diri anda sendiri bahwa kesalahan adalah sesuatu yang wajar. Takut berbuat salah atau melakukan sesuatu hal yang memalukan adalah salah satu pemicu timbulnya FOPO.

Untuk dapat mengatasinya, terimalah kenyataan bahwa suatu kesalahan atau sedikit rasa malu adalah hal yang normal adanya dan itu menjadi suatu bagian yang tidak terhindarkan dalam kehidupan. (sal)

Editor : Kholid Hazmi
#fomo #FOPO