Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pentingnya Pelajari Bahasa Asing Menurut Pandangan Islam

Ali Mustofa • Selasa, 12 Juli 2022 | 00:23 WIB
Sri Ningsih, S.Pd.; Guru Bahasa Inggris MTs N 1 Pati
Sri Ningsih, S.Pd.; Guru Bahasa Inggris MTs N 1 Pati
DI era globalisasi sekarang ini, kita tidak hanya dituntut untuk mempelajari pendidikan yang bersifat ukhrawi melainkan juga duniawi. Salah satunya adalah mempelajari bahasa asing untuk menunjang pendidikan dan membangun komunikasi serta hubungan antara sesama manusia. Bahasa apakah yang akan kita gunakan dalam berkomunikasi dengan negara lain? Atau mempelajari ilmu atau buku-buku dari negara lain yang tidak satu bahasa dengan kita? Dunia sudah menetapkan salah satu bahasa internasional pemersatu antar negara untuk melakukan komunikasi, yaitu bahasa Inggris.

Menyadari kenyataan pentingnya bahasa Inggris, maka pembelajaran bahasa Inggris sedini mungkin sudah di terapkan di sekolah-sekolah yang merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi individu dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mengingat ke depan persaingan yang dihadapi dengan bangsa lain maka tamatan suatu sekolah selain harus mempunyai kompetensi produktif juga harus mempunyai kompetensi bahasa Inggris, karena Bahasa Inggris merupakan bahasa pengantar yang dipakai secara internasional. Kenyataan yang ada di dunia kerja, yaitu dunia usaha dan dunia industri, bahwa penggunaan bahasa Inggris bagi tenaga kerja bukan hanya untuk memahami petunjuk, membaca manual ataupun memahami instruksi penggunaan peralatan lainnya, namun lebih pada penggunaan untuk berkomunikasi lisan.

Harmer (1991) menyatakan bahwa bahasa Inggris paling banyak dipelajari oleh siswa di seluruh dunia sebagai bahasa asing, barangkali karena merupakan kurikulum di sekolah, baik mereka menyukainya atau tidak. Beberapa orang juga mempelajari bahasa Inggris karena mereka beranggapan bahwa bahasa Inggris menawarkan peluang peningkatan dalam kehidupan professional mereka. Beberapa siswa yang tinggal di komunitas bahasa target (target language community) baik secara permanen atau temporal, merasa bahwa mereka perlu mempelajari bahasa Inggris agar bisa survive di komunitas tersebut. Beberapa siswa lainnya mempelajari bahasa asing karena mereka tertarik dengan adat dan budaya dimana bahasa asing itu berasal.

Lantas bagaimanakah mempelajari bahasa asing (bahasa Inggris) menurut perspektif Islam? Allah berfirman dalam QS Al Hujurat ayat 13 yang artinya:”Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti”. Dari sini kita tahu mempelajari bahasa asing itu sunnatullah, mengingat manusia diciptakan berbeda beda dan beraneka bangsa, suku dan bahasa.

Dalam sebuah riwayat, Nabi Muhammad pernah memerintahkan sahabatnya mempelajari bahasa lainnya agar memudahkan untuk berdakwah. Beliau memerintahkan Zaid bin Tsabit untuk mempelajari bahasa kitab kaum Yahudi. Dari Kharijah bin Zaid bin Tsabit, dari ayahnya; Zaid bin Tsabit, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyuruhku untuk mempelajari untuk beliau bahasa dari buku [suratnya) orang Yahudi, beliau berkata: “Demi Allah, aku tidak merasa aman dari Yahudi atas suratku.” Maka akupun mempelajari bahasa Yahudi, dan tidak sampai setengah bulan maka aku telah menguasai bahasa tersebut. Maka akupun menulis untuk Nabi jika beliau menulis, dan aku membacakan untuk beliau jika ada tulisan dikirim kepada beliau.” [HR. At Tirmidzi no. 2933).

Dapat disimpulkan bahwa mempelajari bahasa asing (bahasa Inggris) itu bermanfaat karena bisa sebagai wasilah/sarana untuk menyebarkan kebaikan, membina persahabatan atau membangun jejaring sosial, bisnis, hukum, politik dan ekonomi antar bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan serta untuk mempelajari ilmu ilmu yang bermanfaat yang mayoritas sumbernya berbahasa Inggris. (*) Editor : Ali Mustofa
#sri ningsih #bahasa inggris #bahasa asing #pendidikan #pandangan islam