Kepala SMK Assa’idiyah Mashuri menjelaskan, masa pandemi siswa dan guru tetap berkontribusi dan aktif mengikuti beragam lomba. Prestasi terbaru Senin (1/11) diumumkan mendapatkan medali emas yang diselenggarakan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) 2021 dengan kategori Teknologi di National Research Teacher Competition NRTC 2021.
“Ini luar biasa. Kompetisi diikuti tim guru dari SMK Assa’idiyah berhasil menyabet medali emas. Satu tim tersebut ada tiga orang yakni Fahmi Ulin Ni’mah, Mohammad Assola dan Wahyu Erwanto. Ini bukti bahwa selama pandemi tetap produktif untuk bisa meraih prestasi,” ungkapnya.
Selain itu, prestasi lainnya dari siswa Uswatun Hasanah kelas XIIB jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), justru memborong medali mulai dari medali emas, perak, dan perunggu.
Mashuri menerangkan, terbaru prestari yang diraih Uswatun yakni medali apresiatif di Insight Sociology tingkat nasional dan yang pernah didapat medali emas National Cynosure Alypic 2021 yang diselenggara School Thunder Bolt.
Kemudian, prestasi bidang non akademi yakni Puji Indah Ayu Lestari meraih juara III Digital Art Korlantas yang disleenggarakan Korlantas Polri dan beragam prestasi lainnya. Sahuri mengatakan, prestasi tersebut membuktikan SMK Assa’idiyah mampu bersaing dengan SMK lainnya.
Koordinator Tim Kreatif SMK Assa’idiyah Kudus Mohammad Asnawi mengatakan, aktif mencari informasi beragam lomba. Jadi, siswa dan guru tetap aktif. Perlombaannya juga lewat daring dengan mengirimkan karyanya peserta ke panitia via email.
Kemudian diseleksi dan dari SMK Assa’idiyah Kudus yang lolos masuk final lumayan banyak, sampai akhirnya membuahkan hasil menjadi juara. Untuk pemilihan tema, dari siswa sendiri kemudian di konsultaskan ke guru pembina.
“Semua murni ide dari peserta yang mengikuti lomba. Tetap ada bimbingan, untuk peserta dari tim guru dibimbing langsung kepala SMK Assa’idiyah Mashuri. Prestasi meningkat dibanding 2020 dan tahun depan bisa bertambah prestasinya,” jelasnya.
Direktur Yayasan Assa’diyah Al Qudsy Sulebi mengatakan, sangat bangga atas prestasi yang dicapai SMK Assa’idyah Kudus. Hal ini bisa menjadi cambuk pada generasi berikutnya untuk bisa menyumbangkan prestasi di tahun yang akan datang.
“Ya, jangan berpuas diri apa yang sudah dicapai saat ini. Perjuangkan dan mempertahankan kalau perlu ditingkatkan prestasi yang diperoleh di tahun-tahun berikutnya. Jangan sampai patah semangat, guru dan siswa diharapkan aktif dan produktif dalam penelitian maupun di bidang seni,” imbuhnya. (mal) Editor : Ali Mustofa