Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Saat Sahur Diguncang Gempa 2,1 SR, Warga Pesisir Pati Diminta Waspada

Andre Faidhil Falah • 2026-02-23 13:14:24

 

  WASPADA: Gempa di pesisir Pati tercatat BMKG pada Senin (23/2). 
WASPADA: Gempa di pesisir Pati tercatat BMKG pada Senin (23/2). 

PATI - Getaran gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 tercatat mengguncang wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (23/2) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi tepat pukul 03.42.18, bertepatan dengan waktu sahur ketika sebagian besar warga tengah bersiap menjalankan ibadah puasa.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik pusat gempa berada pada koordinat 6,61 Lintang Selatan dan 111,09 Bujur Timur.

Lokasi episenter terdeteksi di daratan, sekitar 16 kilometer di arah timur laut Kabupaten Pati.

Gempa tersebut tergolong sangat dangkal karena memiliki kedalaman hanya sekitar 6 kilometer dari permukaan tanah.

BMKG menegaskan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik mengutamakan kecepatan sebagai bagian dari sistem peringatan dini, sehingga masyarakat dapat segera mengetahui adanya aktivitas seismik di wilayahnya, meskipun dalam skala kecil.

Menindaklanjuti rilis tersebut, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pati (BPBD) Pati, Martinus Budi Prasetya, membenarkan adanya laporan gempa dari BMKG.

Ia menyatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah wilayah terdekat, khususnya kecamatan di pesisir utara.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Camat Tayu dan Dukuhseti. Informasinya, gempa dengan magnitudo 2,1 itu tidak terasa oleh masyarakat,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan dampak maupun kepanikan, BPBD tetap mengimbau warga, terutama yang berada di kawasan pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diminta tetap tenang namun sigap apabila sewaktu-waktu terjadi gempa susulan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada. Jika terjadi gempa susulan, segera mengamankan diri dan mencari tempat perlindungan yang aman,” tambahnya.

Terkait isu yang mengaitkan gempa ini dengan potensi megathrust, Martinus memastikan tidak ada hubungan antara keduanya.

Menurutnya, lokasi gempa yang tercatat berada cukup jauh dari zona megathrust, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan.

Gempa dini hari tersebut tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa.

Namun peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wilayah Jawa Tengah, termasuk Pati, tetap memiliki potensi sehingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal yang penting. (adr)

Editor : Mahendra Aditya
#megatrusht #pati #gempa