Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jadi Perhatian, Kapal Besar Bersandar di Sungai Silugonggo Pati Halangi Akses Melaut Nelayan Kecil

Achmad Ulil Albab • Selasa, 25 Maret 2025 | 18:08 WIB

 

BERJUBEL: Kapal-kapal penangkap ikan berlabuh di sepanjang Sungai Silugonggo.
BERJUBEL: Kapal-kapal penangkap ikan berlabuh di sepanjang Sungai Silugonggo.

 

PATI – Jelang lebaran area dermaga di kawasan TPI Juwana penuh dengan kapal-kapal nelayan.

Hal ini menjadi perhatian tersendiri karena memiliki dampak secara luas. Seperti akses nelayan kecil yang tertutup hingga kenaikan volume air sungai.

Diketahui saat jelang Lebaran seperti ini para awak kapal hendak merayakan Idulfitri di kampung halamannya.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Taryadi menyatakan setiap jelang lebaran kapal-kapal ikan dengan berbagai ukuran kembali dari laut untuk ikut merayakan Idulfitri di rumahnya masing-masing.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemkab Tambah Armada Bus Gratis untuk Jemput Pemudik Asal Jepara di Jabodetabek

“Saat ini para awak kapal sudah mulai berdatangan dan kapalnya sudah memenuhi Sungai Silugonggo," ungkapnya.

"Ini sudah menjadi pemandangan rutin setiap mendekati hari raya Idulfitri. Kapal-kapal banyak yang bersandar,” paparnya.

Di sisi lain penuhnya kapal yang bersandar di Sungai Silugonggo menimbulkan dampak luas.

Salah satunya yakni perahu milik nelayan kecil tidak bisa mencari ikan lantaran sungai penuh dengan kapal besar.

Baca Juga: Sambut Hari Kemenangan Idul Fitri, Bupati Pati Sudewo Izinkan Takbir Keliling, Asalkan…

“Karena penuh untuk nelayan-nelayan kecil, perahu tempel tentunya tidak akan bisa jalan karena tertutup. Artinya nelayan kecil tidak bisa mencari ikan,” jelasnya.

Selain itu, parkir kapal di Sungai Silugonggo, dinilai menghambat aliran air. Sehingga bisa menyebabkan volume air naik.

“Kami akan cek ke sana. Karena ini menjadi perhatian khusus bagi Dinas Kelautan dan Perikanan khususnya di bidang perikanan tangkap," ujarnya.

"Kami akan koordinasi dengan tim terpadu yang berada di Juwana. Ini dilakukan untuk mengurai permasalahan yang ada,” pungkasnya. (aua)

 

Editor : Ali Mustofa
#kapal besar #dermaga #pati #tpi juwana #nelayan