Kronologi Truk Tabrak Pembatas, Pohon, hingga Rumah Warga di Sukolilo Pati, Dua Orang Luka

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 10:13 WIB
RUSAK: Rumah warga Sukolilo hancur setelah ditabrak truk tadi malam. (LANTAS PATI UNTUK RADAR KUDUS)
RUSAK: Rumah warga Sukolilo hancur setelah ditabrak truk tadi malam. (LANTAS PATI UNTUK RADAR KUDUS)

PATI – Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bernomor polisi E 8362 QA terjadi di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Minggu (11/10) dini hari.

Kendaraan tersebut diduga mengalami kecelakaan setelah pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melintasi jalan menurun dan menikung.

Truk yang melaju tanpa terkendali itu menghantam pembatas jalan, menabrak pohon, lalu berakhir menabrak rumah warga hingga mengalami kerusakan parah.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka.

Keduanya adalah pengemudi truk, Azhar Zihadi, 24, dan penumpangnya, Sudarto, 49. Mereka diketahui berasal dari Cirebon dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Pati, Iptu Moch Apri Hermawan, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Menurutnya, polisi telah menerima laporan dan melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Iya benar (ada kecelakaan), sudah kami tangani,” kata Apri saat dikonfirmasi, Minggu (11/10).

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, truk yang dikemudikan Azhar Zihadi itu sedang menempuh perjalanan dari Purwodadi menuju Pati, dengan arah perjalanan dari selatan ke utara.

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan melewati ruas jalan yang menurun sekaligus menikung.

Dalam kondisi tersebut, pengemudi diduga mengantuk sehingga konsentrasinya menurun dan tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sesuai arah jalan.

Alih-alih mengikuti tikungan, truk justru terus melaju lurus hingga menabrak pembatas jalan. Benturan tersebut menjadi awal rangkaian kecelakaan yang berujung pada kerusakan rumah milik warga.

“Pada saat melewati jalan menurun dan menikung diduga kurang konsentrasi, mengantuk sehingga berjalan lurus lalu menabrak pembatas jalan,” jelas Apri.

Setelah menghantam pembatas jalan, truk masih terus bergerak dan menabrak pohon yang berada di tepi jalan.

Kendaraan kemudian menghantam sebuah rumah warga dengan keras.

Benturan terakhir itu menyebabkan bangunan mengalami kerusakan berat hingga ringsek. Truk baru berhenti setelah menabrak rumah tersebut.

Kepolisian menerima laporan kecelakaan sekitar 30 menit setelah peristiwa terjadi.

Petugas selanjutnya menangani kejadian yang dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal karena hanya melibatkan satu kendaraan.

Akibat kejadian tersebut, Azhar Zihadi dan Sudarto sama-sama mengalami luka-luka. Petugas kemudian mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis.

“Dua orang, pengemudi dan penumpang dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis karena mengalami luka-luka,” ungkap Apri.

Hingga penanganan awal dilakukan, dugaan sementara kecelakaan mengarah pada faktor kurangnya konsentrasi pengemudi saat melintasi jalan menurun dan menikung.

Kepastian penyebab kecelakaan tetap mengacu pada hasil penanganan petugas kepolisian.

Kepolisian mengingatkan pengemudi agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan, terutama ketika berkendara pada malam hingga dini hari.

Rasa kantuk dapat mengurangi kewaspadaan, memperlambat reaksi, dan membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan.

Pengendara yang mulai merasa lelah atau mengantuk disarankan menepi di lokasi yang aman untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan saat melewati jalan menurun dan menikung.

Ruas jalan dengan kondisi tersebut membutuhkan konsentrasi serta pengendalian kendaraan yang baik agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan. (adr)

Editor : Ali Mustofa
rumah hancur kepolisin sopir mengantuk kecelakaan tunggal pati