Ini Preoritas APBD 2027 Kabupaten Pati, Salah Satunya Infrastruktur Jalan

Zainal Abidin RK • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 06:04 WIB
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan prioritas APBD 2027 masih untuk penanganan infrastruktur jalan. Anggaran yang diusulkan sekitar 150 – 200-an miliar untuk penanganan jalan.

Hal itu diungkapkan Chandra usai menghadiri rapat paripurna DPRD Pati dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap rancangan perda tentang APBD 2027, jawaban bupati terhadap pangangan umum fraksi atas raperda APBD 2027, dan penyampaian laporan hasil pelaksanaan reses anggota DPRD Pati tahap II tahun 2026.

“Proyeksi APBD 2027 kurang lebihnya masih sama dengan tahun 2026 kemarin karena melihat dana transfer ke daerah dari pusat juga ada penurunan,” paparnya.

Sementara terkait prioritas infrastruktur jalan, Chandra mengaku anggaran yang disiapkan sekitar 200-an miliar.

“Nilainya secara pasti masih ada pembahasan. Kemarin total itu 182 miliar termasuk pinjaman BPD (Bank Jateng) sebesar 67 miliar. Ini kita masih hitung – hitung antara 150 – 200 miliar untuk penanganan infrastruktur jalan,” paparnya.

Diketahui pemkab berupaya melakukan penanganan seluruh jalan di wilayah Kabupaten Pati agar dalam kondisi yang baik. Sehingga dengan kondisi jalan yang baik terjalin konektivitas antar wilayah yang berdampak pada sektor perekonomian, sosial dan lainnya.

Lebih lanjut Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra juga memastikan penanganan bencana juga masih menjadi perhatian.

Pemerintah daerah menyiapkan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT), dalam nota keuangan rancangan APBD 2027, direncanakan sekitar Rp 22 miliar.

Alokasi ini merupakan bentuk mitigasi pemerintah daerrah terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, keadaan darurat, serta kondisi lain yang tidak dapat diprediksi pada saat penyusunan APBD.

“BTT ini kan tidak hanya untuk penanganan kekeringan. Tapi juga menghadapi musim hujan, misalkan ada daerah jalannya rusak atau jembatan rusak (akibat bencana alam) bisa ditangani segera (dengan BTT),” paparnya.

Diketahui wilayah Kabupaten Pati memiliki cukup rawan terhadap bencana kekeringan dan juga bencana di musim hujan seperti banjir dan longsor. (aua)

 

Editor : Zainal Abidin RK
plt bupati pati Risma Ardhi Candra