Temuan Ulat dalam Menu MBG di Pati Viral, Pemkab Siapkan Sidak ke SPBG

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 11:09 WIB
MENGGELIAT: Ulat berwarna merah nampak di menu MBG salah satu sekolah di Pati. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO)
MENGGELIAT: Ulat berwarna merah nampak di menu MBG salah satu sekolah di Pati. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO)

PATI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati merespons laporan masyarakat mengenai ditemukannya cacing dan ulat dalam makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat beredar luas di media sosial.

Pemerintah daerah memastikan laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di lapangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, pihaknya telah meminta penelusuran terhadap unit-unit Satuan Pelayanan Bergizi (SPBG).

Pemkab juga berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui sumber persoalan sekaligus mengevaluasi proses penyediaan makanan.

“Langsung kemarin kami tindak lanjuti. Dari Mbak Rose juga sudah menindaklanjuti ke SPBG-SPBG-nya. Rencana kami adakan sidak untuk melihat masalahnya di mana,” ujar Risma Chandra saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).

Risma menegaskan Pemkab Pati tidak akan mengesampingkan setiap laporan yang disampaikan masyarakat.

Menurutnya, seluruh aduan akan diperiksa untuk mengetahui asal persoalan dan menentukan langkah penyelesaiannya.

“Setiap kali laporan masyarakat akan langsung kami tindak lanjuti untuk mengetahui asalnya dari mana, masalahnya di mana, untuk sama-sama kita cari solusi,” tegasnya.

Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan makanan yang diberikan melalui program MBG memenuhi standar kebersihan dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

Pemkab Pati juga berkomitmen melakukan evaluasi agar potensi persoalan serupa dapat dicegah.

Kualitas dan keamanan pangan menjadi perhatian penting karena makanan tersebut diberikan kepada anak-anak sekolah.

“Supaya program ini bisa diterima oleh adik-adik kita dalam keadaan baik dan menjadi manfaat gizi yang baik untuk adik-adik penerima manfaat,” pungkas Risma.

Sebelumnya, temuan ulat dalam menu MBG dilaporkan terjadi di SMK Bhina Tunas Bhakti (BTB) Juwana, Kabupaten Pati.

Peristiwa tersebut diketahui ketika seorang siswa menyantap makanan yang dibagikan pada Kamis (24/9/2026).

Temuan itu kemudian direkam dan videonya beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut terlihat ulat pada makanan, sementara seorang siswa menunjukkan ekspresi kaget setelah menemukan hewan tersebut.

Pihak sekolah membenarkan adanya kejadian tersebut. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Prestasi SMK BTB Juwana, Muhammad Nur Rohim, menjelaskan bahwa ulat ditemukan pada buah matoa yang menjadi salah satu bagian dari paket makanan MBG.

Menurutnya, siswa yang menemukan ulat tersebut langsung melaporkannya kepada guru. Pihak sekolah kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.

“Ya, itu berada di buahnya, buah matoa. Buah matoa itu kan biasanya kalau ada bagian yang agak rusak memang kerap ada ulat di dalamnya. Siswa yang sedang makan menemukan itu lalu melaporkannya kepada pihak guru,” ujar Nur Rohim. (adr)

Editor : Ali Mustofa
MBG Pati ulat dalam menu MBG SMK BTB Juwana SPBG Pati pemkab pati