PATI — Nasib nahas menimpa Haryanto (46), seorang nelayan asal Desa Sambiroto, Tayu.
Niat mulianya untuk menyelamatkan rekan yang terjatuh ke laut justru berujung petaka.
Hingga kini, Haryanto masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan di perairan Pecangaan, Kecamatan Batangan.
Kecelakaan laut ini bermula pada Rabu (16/9) sekitar pukul 06.00. Saat itu, Haryanto bersama korban lainnya, Moin (60), tengah melaut menuju perairan Pecangaan untuk mencari ikan dero.
Insiden terjadi ketika Moin sedang menebar jaring; kakinya tanpa sengaja tersangkut hingga membuatnya tercebur ke laut.
Melihat rekannya dalam bahaya, Haryanto refleks melompat untuk menolong.
Sayangnya, arus laut yang kuat justru menyeret keduanya.
Moin akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sementara Haryanto raib tertelan ombak.
Satpolairud Polresta Pati bersama Basarnas Rembang dan dibantu warga nelayan setempat terus berupaya melacak keberadaan Haryanto.
Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, menjelaskan bahwa area penyisiran kini semakin diperluas dengan memperhitungkan pergerakan arus laut dari arah timur ke barat.
"Pencarian terus kami lakukan. Area penyisiran kami perluas berdasarkan analisis arah arus dan kondisi perairan, mulai dari muara Juwana, perairan Juwana-Kertomulyo di Kecamatan Trangkil, hingga perairan Margotuwu di Kecamatan Tayu," ungkap Kompol Hendrik.
Kendati demikian, operasi SAR gabungan ini sempat dihentikan sementara pada Jumat sore.
Kondisi cuaca yang memburuk, ditandai dengan angin kencang dan gelombang tinggi, memaksa tim untuk mundur demi keselamatan personel.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali berlanjut pada Sabtu (19/9) pagi, dengan fokus menyisir wilayah yang diprediksi menjadi jalur lintasan korban terbawa arus.
Menyikapi insiden mematikan ini, Kompol Hendrik memberikan imbauan tegas kepada seluruh nelayan agar lebih waspada terhadap alam.
Ia meminta para pelaut untuk selalu memantau prakiraan cuaca sebelum berlayar dan memastikan perlengkapan keselamatan tersedia memadai di kapal.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Selain itu, jika mengetahui adanya kejadian darurat yang membutuhkan penanganan segera, silakan langsung menghubungi Call Center Polri di nomor 110," pungkasnya. (adr)
Editor : Ali Mustofa