PATI – Seorang pria berinisial MAN (32) ditemukan meninggal dunia di dasar tebing kawasan Obyek Wisata Tadah Hujan, Desa/Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Korban sebelumnya sempat dinyatakan hilang setelah pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor.
Kejadian tersebut terungkap setelah keluarga bersama warga melakukan pencarian.
MAN diketahui berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 16.00 WIB untuk pergi keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor.
Namun, hingga sekitar pukul 18.00 WIB, korban belum juga kembali.
Kondisi tersebut membuat keluarga mulai khawatir dan meminta bantuan kerabat serta tetangga untuk mencari keberadaan korban.
Sepeda Motor Ditemukan di Kawasan Wisata
Petunjuk mengenai keberadaan MAN mulai ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB.
Sepeda motor yang digunakan korban ditemukan terparkir di kawasan Obyek Wisata Tadah Hujan.
Setelah mengetahui hal tersebut, warga dan keluarga kemudian memusatkan pencarian di sekitar lokasi.
Tidak lama kemudian, ditemukan sepasang sandal milik korban yang berada di dekat bibir tebing.
Petunjuk tersebut membuat pencarian dilanjutkan ke bagian bawah tebing.
Medan yang cukup terjal menjadi tantangan tersendiri karena tebing tersebut memiliki ketinggian sekitar 20 meter.
Sekitar pukul 20.30 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar tebing. Namun, saat ditemukan, MAN sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Polisi dan Tim Medis Lakukan Evakuasi
Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, jajaran Polsek Sukolilo yang dipimpin Kapolsek AKP Suntoro segera mendatangi lokasi.
Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Sukolilo I dan warga kemudian melakukan proses evakuasi terhadap jenazah.
Evakuasi berlangsung dengan kondisi medan yang cukup sulit.
“Iya benar. Awal pekan ini korban dikabarkan menghilang. Kemudian, kami mencari dan menelusuri bersama tim, keluarga dan petugas medis,” terang AKP Suntoro saat dikonfirmasi.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Luka tersebut antara lain berada di bagian kepala, hidung, tangan, dan kaki.
Cedera yang ditemukan diduga berkaitan dengan benturan keras akibat korban terjatuh dari ketinggian.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
Mengenai kemungkinan korban sengaja menjatuhkan diri dari tebing, kepolisian belum mengambil kesimpulan.
Petugas masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan para saksi serta mencermati hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak keluarga sendiri telah menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.
Keluarga juga menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan hukum atas peristiwa tersebut.
Meski demikian, polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian kejadian yang sebenarnya.
“Kami tetap memproses kejadian ini sesuai prosedur yang berlaku untuk memastikan kronologi pastinya,” ungkap AKP Suntoro.
Pengunjung Diminta Utamakan Keselamatan
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat maupun wisatawan agar lebih berhati-hati ketika berada di kawasan wisata yang memiliki medan ekstrem.
Kapolsek Sukolilo mengimbau pengunjung untuk tidak mendekati area tebing maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Jangan pernah mengambil risiko dengan mendekati area tebing atau lokasi yang membahayakan. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama saat berwisata,” pungkasnya. (adr)
Editor : Ali Mustofa