DUKUHSETI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, menggelar doa bersama dan melantunkan Asmaul Husna. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan sekaligus mendoakan para pahlawan dan pendahulu bangsa.
Kepala Desa Dukuhseti, Ahmad Rifa’i, mengatakan kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga harus diisi dengan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Di momentum kemerdekaan ini, kita perlu merenung dan bersyukur atas nikmat kemerdekaan. Kita bisa menikmati udara bebas dari penjajahan karena perjuangan para pahlawan dan pendahulu kita,” ujar Ahmad Rifa’i.
Menurutnya, 81 tahun kemerdekaan Indonesia merupakan perjalanan panjang yang harus terus dijaga. Salah satu cara menjaga kemerdekaan adalah dengan memperkuat persaudaraan, persatuan, dan kerukunan antarsesama anak bangsa.
“Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Sebagaimana yang sering disampaikan guru kita, Gus Dur, kebesaran bangsa ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai terjadi perpecahan di antara sesama anak bangsa,” katanya.
Ahmad menambahkan, persatuan dan kerukunan menjadi modal penting agar masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, dan tenteram. Terlebih, berbagai perbedaan yang ada di tengah masyarakat harus menjadi kekuatan, bukan justru menjadi sumber perpecahan.
Melalui doa bersama dan pembacaan Asmaul Husna, Pemdes Dukuhseti berharap suasana kehidupan masyarakat semakin adem, tentrem, aman, dan harmonis. Doa juga dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa mendapatkan perlindungan dan keselamatan.
“Kami berharap Indonesia, terutama masyarakat di lapisan bawah, bisa hidup adem, tentrem, aman, dan berdampingan. Semoga kita semua diberikan keselamatan dari berbagai bahaya yang dapat menimbulkan perpecahan,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat rasa syukur sekaligus mempererat gotong royong dan persaudaraan.
“Jangan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi mari kita isi kemerdekaan dengan kebaikan, menjaga kerukunan, saling menghormati, dan bersama-sama membangun desa serta bangsa,” pungkas Ahmad.
Editor : Admin