PATI – Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.
Keputusan tersebut diambil karena kondisi kesehatan yang menurun setelah mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tulang ekor.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, dr. Rini membenarkan kabar tersebut.
Ia menyampaikan bahwa dirinya tengah dalam masa pemulihan sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan tugas secara optimal.
Berdasarkan surat pengunduran diri yang beredar, permohonan tersebut telah diajukan kepada Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada 17 Juni 2026 dan direncanakan efektif berlaku mulai 1 Juli 2026.
Dalam surat itu, dr. Rini menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu istirahat dan perawatan rutin demi proses pemulihan kesehatan.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pati atas kepercayaan yang telah diberikan selama memimpin RSUD RAA Soewondo, serta menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama masa jabatan.
Ia turut berharap agar RSUD RAA Soewondo Pati dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pati dan sekitarnya.
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengaku belum menerima surat pengunduran diri tersebut secara resmi, sehingga belum ada pembahasan mengenai calon pengganti.
Hingga saat ini, dr. Rini masih tetap menjalankan tugas sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati.
Sebelumnya, dr. Rini juga pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Ambarawa, Kabupaten Semarang, sebelum dipercaya memimpin rumah sakit di Pati. (adr)