Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ribuan Pendukung Padati Pengadilan Tipikor Semarang Dukung Bupati Pati Nonaktif Sudewo di Sidang Perdana

Ali Mustofa • Senin, 15 Juni 2026 | 12:15 WIB
Ribuan warga Pati menggelar damai dari Aksi Pati Bangkit mendatangi Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026). IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG
Ribuan warga Pati menggelar damai dari Aksi Pati Bangkit mendatangi Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026). IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG

SEMARANG – Ribuan simpatisan Bupati Pati nonaktif Sudewo memadati kawasan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (15/6/2026), bertepatan dengan digelarnya sidang perdana perkara hukum yang menjeratnya.

Massa yang menamakan diri Aksi Pati Bangkit itu datang secara khusus untuk memberikan dukungan moral serta menyuarakan harapan agar Sudewo dibebaskan dari seluruh tuntutan jaksa.

Sejak pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB, rombongan pendukung mulai berdatangan ke lokasi dengan menggunakan sejumlah bus yang diparkir di sepanjang Jalan WR Supratman.

Setelah itu, mereka berjalan kaki menuju area Pengadilan Tipikor di Jalan Suratmo, Kecamatan Semarang Barat.

Sesampainya di lokasi, para peserta aksi langsung membentangkan berbagai spanduk, poster, serta atribut dukungan lainnya.

Tulisan yang dibawa umumnya berisi seruan pembebasan Sudewo serta ungkapan apresiasi terhadap program pembangunan yang dinilai telah dilakukan selama masa kepemimpinannya di Kabupaten Pati.

Aksi tersebut berlangsung tertib dan diawali dengan pembacaan doa bersama serta lantunan sholawat yang diikuti ribuan peserta.

Namun, banyaknya massa yang memadati area pengadilan menyebabkan sebagian ruas Jalan Suratmo ikut tertutup dan membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kepadatan.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat di sejumlah titik strategis.

Sedikitnya 400 personel dikerahkan untuk mengawal jalannya sidang sekaligus mengamankan aksi massa.

Sejumlah kendaraan taktis Brimob dan mobil water cannon juga tampak disiagakan di sekitar area pengadilan sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan.

Ketua Aksi Pati Bangkit, Sutirto, menyebut pihaknya membawa sekitar 1.500 peserta aksi untuk menyuarakan dukungan terhadap Sudewo dalam sidang pembacaan dakwaan terkait dugaan pemerasan pengisian perangkat desa serta dugaan suap proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“Kami meminta agar Pak Sudewo dibebaskan dan dapat kembali melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Pati,” ujar Sutirto di sela-sela aksi.

Ia menambahkan, dukungan tersebut muncul karena sebagian masyarakat menilai Sudewo memiliki kontribusi terhadap percepatan pembangunan daerah, terutama di sektor infrastruktur.

Menurutnya, sejumlah program pembangunan jalan hingga fasilitas umum dinilai mengalami kemajuan selama masa jabatan Sudewo sebagai kepala daerah.

Sutirto juga berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung adil dan transparan.

Ia mengaku para peserta aksi ingin agar Sudewo dapat kembali melanjutkan tugasnya setelah seluruh proses persidangan selesai.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Pati. Harapannya Pak Sudewo bisa kembali dan melanjutkan pembangunan di daerah,” tambahnya.

Sidang perdana ini menjadi perhatian publik lantaran dihadiri ribuan simpatisan dari berbagai wilayah Kabupaten Pati yang datang langsung ke Semarang untuk memberikan dukungan moral selama proses persidangan berlangsung.

Editor : Ali Mustofa
#Bupati Pati nonaktif #semarang #pengadilan tipikor #sudewo #sidang perdana