Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Masyarakat Pertanyakan Bantuan Beasiswa Pati yang Tertunda

Faidhil Falah • Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:35 WIB

 

Ilustrasi mahasiswa kuliah (freepick)
Ilustrasi mahasiswa kuliah (freepick)

 

PATI – Masyarakat mempertanyakan kelanjutan beasiswa di Pati. Pasalnya, beberapa walimurid tak tahu kenapa bantuan tersebut mandek. 

Program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu di Kabupaten Pati didorong untuk segera direalisasikan. Desakan tersebut disampaikan walimurid karena mereka bingung. 

Perwakilan walimurid Fatkhurrahman mengatakan, program beasiswa sangat dinantikan masyarakat karena dapat membantu meringankan biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Sehingga para pelajar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia menilai program tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat dan perlu segera dicairkan. Hal ini agar dapat dirasakan oleh para penerima yang membutuhkan bantuan pendidikan.

Dia menjelaskan, program beasiswa itu sebelumnya menjadi salah satu program prioritas yang dijalankan oleh Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Program tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu agar tidak terhambat faktor ekonomi.

“Harapannya pergantian kepemimpinan sementara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati tidak menjadi alasan terhentinya program yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, pendanaan program beasiswa berasal dari berbagai sumber. Di antaranya dukungan dari Bank Jateng sekitar Rp1,3 miliar, sejumlah perusahaan swasta di Kabupaten Pati, serta bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati.

Dengan adanya sumber pendanaan tersebut, dia mempertanyakan alasan beberapa program beasiswa yang tertunda. Menurutnya, banyak siswa dan mahasiswa yang masih menunggu bantuan tersebut untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka.

Dia menilai penundaan atau penghentian program beasiswa tanpa penjelasan yang jelas berpotensi menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Pasalnya, program tersebut menyasar kelompok yang paling membutuhkan dukungan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Oleh sebab itu, pihaknya meminta adanya kemauan politik dari Plt Bupati Pati untuk melanjutkan dan merealisasikan program beasiswa tersebut.

Dia mendorong Pemerintah Kabupaten Pati agar lebih memprioritaskan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik di bidang pembangunan fisik maupun nonfisik. Menurutnya, sektor pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan daerah yang harus terus mendapat dukungan.

Dia berharap Pemkab Pati segera mengambil langkah konkret agar program beasiswa dapat kembali berjalan dan bantuan pendidikan segera diterima oleh siswa maupun mahasiswa yang telah menunggu.

“Harapan kami sederhana, yakni agar hak masyarakat kurang mampu untuk memperoleh bantuan pendidikan dapat segera terpenuhi. Pendidikan adalah investasi masa depan, sehingga program beasiswa ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya. (adr)

 

Editor : Faidhil Falah
#pati #pendidikan #beasiswa