PATI – Harapan untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan tinggi justru membawa seorang remaja putri asal Lampung ke situasi yang tidak pernah dibayangkannya.
Bukannya langsung bekerja, ia malah terlantar dan kebingungan selama hampir satu pekan di Kabupaten Pati setelah diduga menjadi korban penipuan lowongan kerja.
Remaja tersebut diketahui bernama Naura Saputri (14), warga Desa Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Menurut keterangan yang diperoleh polisi, Naura berangkat ke Kabupaten Pati setelah mendapat tawaran pekerjaan dari seseorang yang menjanjikan gaji mencapai Rp5 juta per bulan.
Tawaran tersebut membuatnya tertarik untuk merantau jauh dari kampung halaman.
Namun sesampainya di Pati, harapan itu pupus.
Orang yang sebelumnya menghubunginya tidak dapat lagi dihubungi karena nomor telepon yang digunakan mendadak tidak aktif.
Ditemukan Warga dalam Kondisi Kebingungan
Peristiwa itu terungkap pada Senin (8/6), ketika sejumlah warga di Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, menemukan seorang remaja perempuan berjalan sendirian di tepi jalan dengan kondisi kebingungan.
Melihat situasi tersebut, warga merasa khawatir dan memutuskan membawa Naura ke Polsek Tambakromo agar mendapatkan perlindungan dan bantuan.
Setelah menerima laporan masyarakat, petugas segera melakukan pemeriksaan awal dan pendataan identitas.
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Naura berasal dari Lampung dan telah berada di wilayah Kabupaten Pati selama kurang lebih tujuh hari tanpa tujuan yang jelas.
Selama berada di daerah yang tidak dikenalnya itu, ia mengaku tidak mengetahui cara untuk kembali ke rumah dan tidak memiliki tempat tujuan.
Polisi Berikan Perlindungan dan Pendampingan
Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison mengatakan pihaknya langsung memberikan pendampingan setelah mengetahui kondisi remaja tersebut.
Selain memastikan keselamatannya, polisi juga memeriksa kondisi kesehatan Naura serta memenuhi kebutuhan dasar selama berada di kantor polisi.
Menurut AKP Mukhlison, perlindungan terhadap anak menjadi salah satu bentuk pelayanan yang harus diberikan aparat kepolisian kepada masyarakat.
Pihaknya berupaya membantu mencari solusi agar Naura dapat kembali ke keluarganya dengan aman setelah mengalami pengalaman yang cukup berat jauh dari rumah.
Diantar Hingga Naik Bus Menuju Lampung
Setelah melakukan koordinasi dan memastikan seluruh persiapan perjalanan aman, personel Polsek Tambakromo kemudian mengantar Naura menuju terminal bus antarprovinsi.
Petugas memastikan remaja tersebut menaiki kendaraan yang sesuai dengan rute perjalanan menuju Lampung.
Tidak hanya itu, polisi juga berkoordinasi dengan awak bus agar ikut membantu mengawasi perjalanan Naura hingga tiba di tujuan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan pulang.
Berakhir Bahagia Berkat Kepedulian Warga
Kisah Naura akhirnya berakhir dengan baik berkat kepedulian warga yang segera memberikan pertolongan serta respons cepat dari aparat kepolisian.
Setelah hampir tujuh hari terlantar di daerah yang jauh dari kampung halamannya, remaja asal Lampung itu akhirnya dapat kembali pulang dan berkumpul bersama keluarganya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja muda.
Agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan gaji besar tanpa kejelasan identitas maupun informasi perusahaan yang dapat dipertanggungjawabkan. (adr)
Editor : Ali Mustofa