PATI – Peristiwa kebakaran yang melanda area pabrik PT Dua Putra Makmur Tbk di Jalan Raya Pantura Pati-Juwana, cukup besar.
Dilaporkan area pabrik yang dilalap api mencapai sekitar 70 persen.
Diketahui PT Dua Putra ini merupakan pabrik pengolahan hasil laut dengan kualitas ekspor ke berbagai negara seperti Jepang, Korea dan Singapura.
Kapolsek Pati Kota Iptu Windarto menjelaskan kronologi kebakaran tersebut. Awalnya pihaknya menerima laporan dari warga.
“Tadi pagi sekitar pukul 06.00 kami mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya kebakaran yang melanda PT Dua Putra Makmur Tbk di Jalan Raya Pantura Pati-Juwana, setelah itu kita langsung ke tempat kejadian,” papar Kapolsek Pati Kota.
Namun untuk penyebab kebakaran hingga saat ini belum bisa dipastikan.
Polisi sudah berkoordinasi dengan pimpinan untuk menurunkan Tim Laboratorium Forensik Labfor Semarang.
“Penyebab pastinya menunggu hasil penyelidikan dari Labfor Semarang. Kami sudah seizin dari Pak Kapolresta Pati dan Pak Kasat Reskrim untuk menghubungi tim labfor. Nanti sama-sama kita tunggu,” lanjutnya.
Berdasarkan keterangan manajemen, dampak kebakaran cukup besar. Sekitar 70 persen bangunan pabrik terbakar, termasuk area produksi dan barang jadi siap kirim.
“Yang itu dampaknya memang terhadap karyawan dan produksi yang otomatis akan terdampak. Ini pabrik memproduksi olahan hasil laut dan turunannya, jadi termasuk hasil produksi yang siap kirim, siap jual juga mengalami dampak akibat kebakaran ini,” kata Iptu Windarto.
Ia memastikan belum ada karyawan yang masuk saat kejadian kebakaran.
“Belum, belum. Karena kami pagi-pagi sudah sampai sini bersama anggota, situasi pabrik juga belum beroperasional,” imbuhnya.
Upaya pemadaman melibatkan banyak unit. Selain Damkar Pemda Pati, sejumlah perusahaan di Pati serta Damkar dari Rembang dan Blora juga diterjunkan.
Selain itu, juga terdapat petugas damkar dari Polresta Pati, PMI Pati, PT Djarum Kudus, Garudafood, dan sejumlah perusahaan lain.
Hingga berita ini ditayangkan pemadaman masih berlangsung, tim pemadam fokus di bagian belakang pabrik. Sementara area pabrik masih dikepung kepulan asap.
Dalam peristiwa kebakaran ini dipastikan tidak ada korban jiwa.
Polisi telah memasang garis polisi dan mengamankan TKP untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (aua)
Editor : Ali Mustofa