PATI – Pembangunan sumur bor di titik 4 lokasi program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati berhasil dilakukan, saat ini air sudah mengalir deras.
Kehadiran sumber air tersebut menjadi harapan baru bagi para petani di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan warga.
Di area persawahan jagung miliknya, salah seorang warga Desa Godo Kecamatan Winong Suparmin, tampak bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Didampingi Babinsa Desa Godo, Serda Sujono, ia bahkan langsung mencuci tangan menggunakan air dari sumur bor sebagai ungkapan rasa syukur.
“Alhamdulillah, sekarang sawah kami sudah dekat dengan sumber air. Biasanya kalau musim kemarau datang, tanaman jagung sering kekurangan air. Dengan adanya sumur bor ini sangat membantu petani,” ujar Suparmin.
Ia mengungkapkan, selama bertahun-tahun para petani di wilayah tersebut kerap kesulitan mendapatkan pasokan air saat musim kemarau tiba.
Kondisi itu membuat petani khawatir mengalami gagal panen akibat kekurangan air untuk mengairi lahan pertanian.
Menurutnya, keberadaan sumur bor yang mampu menghasilkan debit air cukup besar kini mulai mengurangi kekhawatiran para petani.
Sumber air tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan irigasi lahan pertanian warga secara berkelanjutan.
Sementara itu, Serda Sujono mengatakan, pengeboran air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani di Desa Godo.
“Semoga keberadaan sumur bor ini bisa membantu meningkatkan hasil pertanian warga dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.
Suasana penuh syukur pun terasa di lokasi pengeboran. Gemericik air yang keluar dari sumur bor menjadi simbol harapan baru bagi para petani Desa Godo dalam menghadapi musim kemarau. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab