PATI – Warga kembali dibuat resah setelah seorang pria berinisial JW (39), warga Wedarijaksa, ditangkap usai diduga membobol rumah di Desa Kadilangu pada malam hari.
Belakangan diketahui, pelaku merupakan residivis kasus pencurian.
Peristiwa tersebut dialami korban berinisial S (44), seorang pekerja industri setempat, sekitar pukul 02.00 WIB.
Pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui jendela samping dengan merusak rangkanya menggunakan tenaga tangan.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro menerangkan, sebelum melancarkan aksinya pelaku berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari target.
Ia juga membawa linggis kecil untuk mempermudah pembobolan.
Setelah menemukan rumah yang dianggap aman, pelaku mendekat dan merusak jendela untuk masuk.
Dari dalam kamar korban, pelaku mengambil tiga unit telepon genggam yang berada di atas meja.
Aksi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi pada dini hari.
Namun usai beraksi, pelaku kembali ke lokasi lain untuk mengambil alat yang tertinggal.
Gerak-geriknya yang mencurigakan memancing perhatian warga hingga akhirnya berhasil diamankan.
Warga juga menemukan tiga handphone yang diduga hasil curian dari tangan pelaku.
Pelaku kemudian dibawa ke kantor desa sebelum diserahkan kepada petugas Polsek Wedarijaksa.
Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan pemeriksaan, termasuk interogasi dan olah tempat kejadian perkara, hingga menetapkan JW sebagai tersangka.
Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan residivis kasus pencurian yang telah dua kali terlibat perkara serupa.
Ia baru saja bebas pada Februari 2026, namun kembali melakukan tindak kejahatan.
Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit handphone, satu sepeda motor, dua linggis kecil, serta perlengkapan lain yang digunakan pelaku.
Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp4,9 juta.
Saat ini tersangka telah ditahan di Rutan Polresta Pati untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi memastikan penyidikan akan dituntaskan hingga tahap II sekaligus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, guna mencegah kejadian serupa. (adr)